Persekusi Yahudi

ilustrasi

Oleh : Jody Ananda

Mereka yang penah membaca sejarah Eropa dan Amerika antara abad 18-20, pasti tahu bahwa ras Yahudi adalah salah satu ras yang sangat menderita karena tindakan persekusi. Di Eropa, kaum Yahudi ditempatkan dalam kampung-kampung yang disebut "ghetto", umumnya kumuh dan jorok.

Saat berimigrasi ke Amerika, pengampu kebijakan saat itu juga menempatkan kaum Yahudi di ghetto-ghetto, dan sangat dibatasi aktivitas sosial budayanya.

Tapi, ini yang saya suka, orang Yahudi tidak melawan secara vulgar. Sebaliknya mereka berjuang menunjukkan kontribusinya pada peradaban. Mereka melawan dengan gaya satire segala tindakan persekusi kepada mereka.

Di awal abad 20, karena stereotip jorok dan kumuh yang dilekatkan kepada orang Yahudi, bahkan sampai ada aturan Yahudi dilarang masuk kolam renang. Seorang komedian Yahudi Amerika, setelah anaknya dilarang berenang di sebuah kolam umum, segera datang mencak-mencak tolak pinggang.

"Ana memang Yahudi. Tapi anak ana kan blasteran? Dia cuman separuh Yahudi ", katanya.

"Setidaknya, .... kasih lah dia masuk kolam renang sampai batas pinggang!", kata si komedian.

Sumber : Status Facebook Jody Ananda

Saturday, November 30, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: