Persekusi Kebebasan Berkreasi dan Berkesenian di Cianjur

ilustrasi

RedaksiIndonesia-Sudah berulang kali serangan serta ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan berkesenian terjadi di Cianjur. Kali ini kejadiannya menimpa SEORANG DALANG WAYANG GOLEK, Kodrat Taryana di Bojongpicung. Minggu dinihari, kaca rumahnya hancur karena dilempar batu oleh orang tidak dikenal. Diduga motifnya terjadi dikarenakan ketidaksukaan sekelompok orang terhadap guyonan sang dalang saat mementaskan pertunjukan wayang di desa tersebut.

Menurut catatan kawan-kawan Dewan Kesenian Cianjur, kasus persekusi serta ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan seni ini bukan pertama kali terjadi di Cianjur. Beberapa yang tercatat diantaranya:

1. Penutupan Bioskop di Cipanas oleh Ormas (2017)
2. Pembubaran Perpustakaan Keliling, Alun-alun Cianjur oleh Satpol PP (antara 2016-2017)
3. Pembubaran Perpustakaan Keliling TBB, Lapang Brimob Istana Cipanas. 3 kali berulang (2017-2018)
4. Pembubaran Acara Gigs Musik di Choolibah Cipanas oleh ormas (tahun sdg dikonfirmasi)
5. Pembubaran kegiatan budaya di Cipanas oleh ormas (tahun sedang dikonfirmasi)
6. Teror rumah dalang di Bojongpicung setelah melakukan pementasan (2020)
7.
8.
9. Dst.

Jika diantara jejaring kawan-kawan seni dan pelaku ekonomi kreatif di Cianjur yang juga pernah mengalami persekusi dan ancaman dalam berkarya boleh ditambahkan. Pencatatan kasus ini akan menjadi catatan kita bersama, bahwa toleransi adalah PR besar bagi kota ini.

https://youtu.be/HrpbUxHhYfM

MERDEKA KEBUDAYAAN NUSANTARA!!!
SATYAMEVA JAYATE!!!
ELING LAN WASPADA

MARI KEMBALIKAN KEJAYAAN NEGERI GAGAHE LELUHUR NUSANTARA
RAHAYU MULYANING JAGAD 

Sumber : FP Grha Budaya Nusantara

Wednesday, August 26, 2020 - 08:45
Kategori Rubrik: