Pernyataan Penting Presiden Jokowi

Oleh: Wahyu Sutono

 

Pada hari Senin, tanggal 16 Maret 2020, pukul 13.15, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyampaikan pernyataan terkait dengan Covid-19. Penulis merangkum hasil pernyataan plus dari hasil tanya jawab dengan para wartawan yang hadir.

1. Untuk kebijakan lockdown baik yang bersifat nasional maupun daerah adalah kewenangan pemerintah pusat, dan pemerintah pusat belum berfikir untuk melakukannya. Oleh karena itu pemerintah daerah pun tidak dapat mengambil langkah tersebut.

 

2. Belajar di rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah perlu digencarkan, guna mengurangi penyebaran Covid-19. Adapun khusus belajar di rumah telah dipersiapkan dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang dibantu secara cuma-cuma lewat Ruang Guru, Genius, Google, Microsoft, Quipper, Sekolahmu, dan Kelas Pintar.

3. Transportasi publik harus tetap bisa melayani masyarakat dengan baik oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan meningkatkan kebersihan, baik itu kereta api, MRT, LRT, dan BusTrans, agar tidak terjadi antrian yang terlalu panjang dan bisa saling menjaga jarak.

Keterangan:
Karenanya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sistem transportasi seperti semula, mengingat dengan pembatasan justru terjadi antrian yang luar biasa panjang, bahkan harus hujan-hujanan ketika pulang (lihat video di bawah) dan itu justru membahayakan bagi kesehatan penumpang yang dikhawatirkan pula dapat terjangkit karena saling berdesakan.

4. Semua kebijakan besar yang terkait dengan Covid-19 harus terkoordinasi dengan pusat lewat kementerian terkait serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTP2C). Lalu untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, seluruh hal yang terkait Covid-19 harus melalui satu pintu di GTP2C.

5. Tingkatkan solideritas masyarakat, sebagai modal persatuan dalam melawan Covid-19.

Semangat Indonesia Sehat 

 

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

Monday, March 16, 2020 - 23:15
Kategori Rubrik: