Perda Syariah, Tangga Menuju Suriah Kedua

Ilustrasi

Oleh : Cristian Pundulay

Menjadikan aceh sebagai kota islam?
Sudah islamikah perilaku hidup manusia disana? Sudah islamikah tata kelola pemerintahan disana? Sudah islam kah hati dan jiwa manusia disana? Sudah di rajamkah pelaku zina? Sudah di qisas kah pelaku pembunuhan? Sudah di potong tangankah para pencuri uang rakyat disana?

Sumatera barat kota petuah adat.
Sudah ber adat yg benarkah manusia disana? Sudah di usirkah para wanita hamil di luar nikah? Atau di nikahkanya para pelaku zina dgn pelaku pemerkosa dgn dalih menutup aib keluarga? Seperti itukah adat mereka yg benar?. Sudah di denda kah para penghina penghulu adat? Sudah waraskah pemikiran para cerdik pandai dgn mencanangkan rukyah untuk pelaku LGBT IQUERS?

Apakah bali juga bakal memakai plank kota hindu? Dengan masih bergerilyanya pelacur jenja? Dengan ramainya pengunjung bali joe? Dengan marak dan bebasnya kehidupan bali? Dengan legalnya pabrik yg memproduksi wine? Dengan banyaknya pengidap hiv aids akibat perilaku seks yg murah meriah?
Waraskah kita?

Apakah manokwari benar benar sebagai kota injil? Sudah kah manusia sana berpola hidup seperti yesus. Sudahkah manusia taat akan ajaran kristus? Sudahkah mereka menjalankan perintah yesus dgn baik dan benar? Mampukah mereka menjaga nilai suci ke injilan dari perilaku hidup yg suka heboh dan gontok gontokan?
Masih waraskah kita?

Kawan ku..
Di atas nama NKRI saya menolak perda agama. Saya menolak perda diskriminatif itu! Kita akan hancur dan tercerai berai dengan nya.

Marilah.. Kita kembalikan indonesia yg SATU. INDONESIA yg berbhineka.

Dengan hukum positive berdasarkan pada hukum possesdetis juris di awal kemerdekaan negara ini.

Sudahilah semua kegaduhan ini.
Hentikan membangun tembok diskrimasi yg bersifat intoleransi.

Aceh tidak sepenuhnya islam.
Sumbar tidak sepenuhnya masyarakat adat.
Bali tidak seluruhnya hindu.
Manokwari tidak sepenuhnya kristen.

Ada hak minoritas yg Mesti kita jaga bersama!

Sumber : Status Facebook Cristian Pundulay

Friday, November 23, 2018 - 22:45
Kategori Rubrik: