Perbudakan Spiritual

ilustrasi

Oleh : Asrof Husin

Orang2 buta beragama, bukan matanya yg buta tetapi hatinya yang buta, mereka tidak bisa lagi melihat dan menerima kebenaran, sudah tidak ada ruang lagi-sudah penuh dengan dogma, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, mereka hanya memiliki raga tetapi tidak memiliki jiwa, jiwa mereka telah diambil tuannya dan diganti dengan doktrin, jiwa mereka telah diambil tuannya " "Setan berwujud ulama " yang mereka sembah, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, akal mereka telah punah, tidak lagi bisa membedakan mana warna hitam dan mana warna yg putih, meskipun faktanya tuan mereka itu berwarna hitam legam, tetapi dalam penglihatan mereka tuan mereka itu berwarna putih bersih, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, mereka semua diperintahkan tuannya untuk bernafas radikal dan intoleran, mereka diperintahkan tuannya utk menjadikan agama itu beringas dan menakutkan, didoktrin bahwa ini perintah Tuhan dan mereka taat patuh mengerjakan perintah itu, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, mereka semua penyembah kemunafikan tuannya, yg mana semua yg keluar dari mulut tuannya adalah kebenaran, dianggap suci, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, mereka para penyembah kebodohan, mereka hanya menjadi pion2 demo bayaran politik bertopeng agama dengan judul bela agama, diajak demo dengan menjual agama, memperalat ayat suci, memperalat Tuhan, mereka hanya dibayar dengan recehan, sedangkan tuannya untung besar dan mereka semua bersedia, taat dan patuh, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Orang2 buta beragama, mereka semua diperintahkan tuannya untuk membakar lewat agama, demo bayaran politik bertopeng agama sesuai pesanan pendana yg penuh kebencian dan haus kekuasaan, membuat kerusuhan, keributan, kekacauan, tidak peduli dgn kedamaian persatuan bangsa dan negara, harus taat dan patuh dgn perintah tuannya, karena mereka semua telah menjadi budak spiritual.

Perbudakan spiritual telah sukses dilakukan tuannya, tuannya berkata berteriak :
" Aku orang suci keturunan nabi, lihatlah gelar aku, harus percaya dengan semua yg aku ucapkan, kalian semua harus taat dan patuh karena aku orang suci keturunan nabi, maka dari itu dewakan aku, sembah aku ".
Meskipun semua yg keluar dari mulutnya dan perbuatannya sangat kotor, menghujat, merendahkan, menghina, mencaci maki, menyebarkan kebencian, permusuhan, hoax, fitnah, memprovokasi, mengadu domba, memecah belah. Tetapi bagi mereka semua, semua yg keluar dari mulut tuannya ini adalah ayat2 suci yang harus diamini. Mereka semua penyembah kefanatikan, mereka semua penyembah gelar, mereka semua penyembah kebodohan, mereka semua penyembah Jumbo cabul dan perbudakan spiritual pun sukses dilakukan.

Orang2 buta beragama, agama orang2 buta.
Pilihan ada didiri sendiri, mau perbudakan spiritual atau mau kebebasan spiritual.
Orang2 bodoh pemakan dogma akan memilih perbudakan spiritual.
Orang2 cerdas, rasional akan memilih kebebasan spiritual.

SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Wednesday, November 25, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: