Penyesalan Tukang Bangunan

ilustrasi

Oleh : Usman Yamisa

Alkisah Seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.

Si Pemborong berkata,
Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun

Si tukang bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakanya asal-asalan dan asal jadi.

Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat.. lalu ia
serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong.

Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata,
"Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku."

 

Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa menyesal kenapa rumah, yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan....

"Andaikan saya tahu sebelumnya klo ini utk saya... tentunya rumah ini saya bangun sebagus mungkin."
Sesal si tukang...
.
Saudaraku.. Ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah 'RUMAH' yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia.

Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun kwalitasnya asal-asalan

... jadikan hidup ini lbh bermakna.... PERBAIKI DN SEMPURNAKAN CARA IBADAH KITA, JGN ASAL IBADAH AGAR KELAK TDK MENYESAL

Semoga tulisan ini memberi inspiratif agar hidup kita lbh berarti...Aamiin yaa robbal aalamiin

Sumber : Status Facebook Usman Yamisa

Tuesday, May 19, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: