Penyandang Netra Wyata Guna Bandung Terusir?

ilustrasi

Oleh : Han Dyani

Mereka adalah warga disabilitas netra yang selama ini sekolah dan menetap di Wyata Guna Bandung. Malam ini di tengah dinginnya hawa Bandung, mereka terusir dari Wyata Guna tempat mereka menimba ilmu dan tinggal untuk sementara.

Warga netra ini hanya mampu terduduk di trotoar Jalan Padjadjaran, Bandung sambil menatap masa depan dengan hati penuh kecamuk. Tak ada satupun pejabat di Kota Bandung atau Pemprov Jabar yang menemui mereka.

Secara bergerombol mereka saling menguatkan. Haus dan lapar telah mereka rasakan, dingin yang mencecap tulang pun telah mereka rasai. Kini mereka menanti pertolongan.

Meski mata mereka tak melihat, tapi batin mereka sungguh kuat. Merasai kezaliman tengah terjadi padanya. Kekuatan itulah yang membuat mereka masih di sana. Ada yang masih sekolah, kuliah, diusir paksa dengan alasan Wyata Guna akan difungsikan sebagai Balai pelatihan bagi penyandang Netra.

Lantas, mereka yang juga penyandang netra kenapa harus diusir? Mereka masih harus menyelesaikan pendidikannya dan butuh tempat tinggal.

Negeri yang senang mengusir, tidak bisakah kalian bikin kebijakan yang solutif. Silakan Wyata Guna dibikin Balai, tapi tolong sediakan panti buat warga disabilitas yang tengah menimba ilmu untuk bekal masa depannya. Agar mereka tak terus menerus menjadi beban bagi negara.

Ini masalah kemanusiaan. Mereka adalah manusia luar biasa, penyandang netra yang perlu perhatian khusus. Tidak semestinya mereka diperlakukan senista ini.

Hai pejabat di kota Bandung maupun di Pemprov Jabar, saya bersujud, tolong temui mereka, sapa, dan dengarkan suara hati mereka. Derai air mata tak kuat melihat mereka terlantar di trotoar. Mereka haus, lapar, dan butuh kasih sayang dari kita semua.

#savedisabilitas
#savewargawyataguna
#manarasakemanusiaanmu

@ PSBN Wyata Guna Jln. Pajajaaran No. 52 Bandung
( info dari Enisa Djudira)

Sumber : Status facebook Han Dyani

Wednesday, January 15, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: