Penuturan (Alm) Freddy Budiman Soal Pemberantasan Narkoba Jaman Jokowi

Ilustrasi

Oleh : Waryanto Nardisutrisno

Pengakuan Freddy Budiman terpidana mati kejahatan Narkoba yang telah dieksekusi mati di pulau Nusakambangan pada Jumat 29 Juli 2016 dini hari.

Pemberantasan Narkoba oleh Pak Jokowi dan Budi Waseso...sudah maksimal..

Jokowi TOPP, Jokowi TOPP kata Freddy, temen2 jaringan didalam dan luarnegerinya sudah mengeluh, Indonesia bukan pangsa pasar yang bagus, sulit masuk ke Indonesia dimana2 ditangkepin baik jalur darat maupun laut.

Saya jadi paham kenapa baru sekarang di zaman Jokowi aparat bisa menggagalkan penyelundupan berton2 Narkoba....

Kalau atasannya lurus, bawahnya pasti juga lurus rahasianya.

Tapi keberhasilan aparat Pemerintah ini bukannya diapresiasi malah dispin oleh haters, Budi Waseso dipecat karena menggagalkan penyelundupan berton-ton sabu yang dipesan Jokowi dari Cina. Padahal Buwas diganti karena memang memasuki masa pensiun.

Dasar pembual besar mereka..

Berikut beberapa Prestasi Buwas saat menjabat Kepala BNN:

Tahun 2016 sebesar 6,2 ton ganja disita. Belum lagi heroin, morfin, kokain, hashish,dan benzodiazepine.
Di periode itu BNN menangani 807 kasus dan menangkap 1238 tersangka.
BNN juga berhasil mengungkap 46 jenis narkotika baru. Sebanyak 18 jenis di antaranya telah terlampir dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Tahun 2017, BNN menyita 4,71 ton sabu, kemudian 151,2 ton ganja dan 2.940.748 butir ekstasi seberat 627,84 Kg.
BNN juga telah menembak mati 79 bandar narkoba karena melawan saat ditangkap.

Dalam kurun 2016 dan 2017, BNN dipimpin Budi Waseso berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari narkoba hampir Rp10 triliun.

Rinciannya pada 2016, TPPU narkoba yang dibongkar sebesar Rp3,2 triliun. Kemudian tahun 2017 sebesar Rp105 miliar.

Menjelang akhir jabatannya, BNN bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) serta Bareskrim Polri mengungkap kasus TPPU narkoba Rp6,4 triliun.

BNN juga menyita beberapa aset seperti 6 unit ruko, 1 unit rumah, 3 unit mobil, 2 unit toko, sebidang tanah di kawasan Jakarta Selatan dan uang tunai Rp1,65 miliar.

#GoodJobBNN
#BRAVO_POLRI
#KERJANYATA_JOKOWI

Sumber : Status Facebook Waryanto Nardisutrisno

Sunday, April 15, 2018 - 21:00
Kategori Rubrik: