Penolakan Djarot di Masjid At Tiin Tunjukkan Kekanak-Kanakan

Ilustrasi
Oleh Laode Ronald
 
Undangan Dzikir dan Shalawat untuk negeri ini selain terbuka juga diberikan kepada banyak tokoh, termasuk para kandidat pilkada DKI 2017.
Kehadiran Haji Djarot Syaiful Hidayat kesana justru untuk memenuhi undangan beribadah bersama di dalam mesjid.
 
Apa yang dialami Haji Djarot itu hanya sebutir contoh kecil dari kedegilan dan kefasikan manusia. Undangan terbuka di mesjid untuk melakukan kegiatan ibadah, ternyata dihadiri oleh sekian banyak jemaah yg tidak tau fungsi, adab dan rukun mesjid, bahkan tdk tau arti dzikir dan shalawat.
 
Padahal, sesungguhnya ketika melakukan shalat, (bahkan katanya pd saat telah ambil wudhu) suasana hati dan pikiran menjadi tenang dan fokus kpd Allah, apalagi jika dilakukannya di masjid.
Nyatanya, yg kita saksikan tidak demikian.
 
Apakah al Qur'an yang salah, atau manusia2 yang mengaku telah membaca dan paham al Qur'an justru yang tidak melaksanakan al Qur'an??.
 
Coba saja simak beberapa bulan terakhir ini, mesjid bukan saja mesjid telah disalahgunakan utk memobilisasi dan provokasi politik yg tdk ada hubungannya dgn ibadah, bahkan tidak ada kaitannya dengan agama atau ajaranNya, melainkan justru disalahgunakan utk melakukan perbuatan yg bertentangan dgn ajaranNya.
 
Allah membuka mata kita2 yg sadar bahwa bagaimana kekuatan iblis dan syaithan itu sesungguhnya, mrk justru bisa menguasai manusia di tempat2 dan di saat2 manusia merasa sudah dkt dgn Tuhannya, saat itu rupanya manusia berada di titik terlemah.
 
Dan saat itulah bibit2 kemusyrikan mulai tumbuh, diawali dgn kultus individu2.
Tahun 2009, sepulang dr haji, saya membuat tulisan panjang di milis2 alumni UI, FHUI, SMA dan komunitas haji, ttg makna dan pelajaran ibadah haji yg sy peroleh.
 
Intinya, selama 24-25 hari di tanah suci, sy merasa dibukakan mata oleh Allah ttg jutaan contoh sikap dan perilaku syaithan dr berbagai sukubangsa yg hadir disana, luar biasa!
 
Bukan saja ujud egoisme, ujud kedengkian, kekerasan, kecurangan, ketidakjujuran, ketidakadilan, kelicikan, kekerdilan dll perilaku hedon manusia, melainkan juga berbagai sikap primitif, musyrik dan ke berhala an ditunjukkan oleh ratusan ribu manusia selama rentang musim haji.
Itulah yg menyebabkan sy berjanji kpd Allah utk tdk akan buang uang lagi kesana utk kegiatan (haji) yg sama, krn cukup 1 kali kewajiban haji itu dijalankan dan kita mendapatkan pelajaran dan kenikmatan yg tak terdustakan.
 
Jika ada rezeki, berikan kpd org lain, dgn harapan mrk menjadi mabrur, memahami dan mendptkan pelajaran ttg kekuasaan sang senior (iblis) yg terbukti memang berpuluh2 kali lipat dr kekuatan manusia yg diciptakan sebagai satu2nya obyek permainan dan gangguan setan.
 
Salah 1 bagian dr tulisan sy misalnya bagimana disana diyakinkan bhw setiap mesjid memiliki keutamaan manfaat shalat mendpatkan puluhan pahala, sehingga setiap jam shalat mesjid selalu penuh dan toko2 tutup smentara.
 
Rupanya di luar jam shalat mrk kembali melakukan kedzaliman dan kebodohan spiritual yg juga berulang kali memloroti jumlah pahala yg mrk peroleh berkali2 lipat dgn sekumpulan sikap dan perilaku yg tdk Qur'ani, sehingga secara matematis mereka tekor terus.
 
Oleh sebab itu, di Indonesia hampir tdk ada PRT yg membunuh majikannya (kecuali krn bekerja sama dgn orang luar dgn motif merampok majikannya), tapi di Arab Saudi begitu banyak TKW yg polos, lugu dan santun berubah menjadi pembunuh majikan!.
 
Pasti ada yg salah di sana, minimal sistim penegakan hukumnya penuh fitnah dan rekayasa, kecuali kita percaya sdr kita, anak kita, adik kita, ibu kita memang jadi setan pembunuh setelah bekerja di Saudi...
Masih banyak sekali contoh dan fakta yg diperoleh dr Saudi, baik saat haji maupun dari berbagai berita, yg semuanya membuktikan bahwa saat manusia merasa sudah dekat dengan Tuhan, saat merasa sudah berada di rumah Tuhan dan merasa sudah mewakili Tuhan, maka saat itulah manusia berada pada kesombongan tertinggi, yang sesungguhnya merupakan sifat asli atau sifat yang paling mendasar dari iblis syaithan yang terkutuk.
 
Semoga Allah SWT mengampuni kita dan mereka semua
 
Sumber : groups wa
Sunday, March 12, 2017 - 19:15
Kategori Rubrik: