Penistaan Islam

Oleh : Amirsyah Amirsyah

- Pilih kami Partai Islam. Kami memperjuangkan agama Allah.
* Ternyata ada korupsinya. Kalian bawa-bawa Islam untuk menunjukkan bahwa Kalian yg paling baik, paling pantas. Islam melarang korupsi. Tapi malah dari parpol Islam yg korupsi. Dari parpol Islam kok melanggar ajaran Islam? Bukankah itu nyata penistaan Islam? - Ayo ibadah umroh pake Travel Islam. {Umroh pake travel non muslim juga bisa toh? Kan bisnis?

. Harganya murah. Travel kami jujur, berangkatnya pasti.

Anda cari uang/untung dari ibadah umat Islam. Cari uang dari ajaran Islam. Trus ternyata nipu. Bukankah hal itu melecehkan umat yg ingin beribadah? Mempersulit umat yg beribadah? Perbuatan mempersulit umat Islam beribadah bukankah artinya memusuhi Islam? Menista Islam?

- Al Quran memastikan bahwa Nabi diutus mewujudkan rahmatan lil alamin. Ada yg bilang Nabi tidak bisa mewujudkan rahmatan lil alamin.
* Bukankah hal itu sangat nyata melawan Quran? Artinya jelas menista ajaran Islam?

- Ada yg utak-atik itung-itung nama orang dengan angka. Lantas hasilnya dicocokologi dengan surat Al Quran.
* Apakah Al Quran boleh diperlakukan demikian? Apakah Tuhan menurunkan wahyu untuk digunakan demikian? Ini jelas perbuatan menista Al Quran, penistaan Islam.

- Ada yg mengatakan bahwa agama Islam itu agama kekerasan. Lantas sebagai yg beragama Islam, Anda marah dan memukul, menganiaya, membunuh orang tersebut.
* Bukankah justru Anda yg malah membuktikan perkataan orang tersebut? Jadi, siapa yg menista agama Islam?

# Ada yg gak paham logika sederhana tersebut?

# Baca pengetahuan agama dari K.H. Gus Nadir.
http://nadirhosen.net/…/benarkah-nabi-marah-kalau-agama-all…

Wallahu a'lam.

Sumber : facebook Amirsyah Amirsyah

Friday, April 6, 2018 - 16:00
Kategori Rubrik: