Penipu Online Memanfaatkan Corona

ilustrasi

Oleh : Teguh Arifiyadi

Salah satu hal paling menyebalkan dalam kondisi saat ini adalah mengetahui betapa berpestanya para PENIPU online.
.
2-3 hari setelah diumumkan adanya pasien pertama positif COVID-19 di Indonesia, layanan cekrekening.id mencatat statistik laporan kasus penipuan penjualan masker dan hand satinitzer sebanyak lebih dari 500 laporan. Edan!
.
Hari ini, 33 hari sejak presiden mengumumkan pasien pertama COVID-19, jumlah rekening yang dilaporkan dalam kasus penipuan online yang tercatat lebih dari 18 ribu, yang sekitar 60-70 persennya adalah penipuan dengan MODUS penjualan masker, APD, hand satitizer, donasi bodong dengan dalih pembelian bantuan APD atau membantu orang terdampak COVID-19 dan sejenisnya. Anomali!
.
Artinya ada sekitar belasan ribu rekening yang digunakan untuk menipu masyarakat dan perusahaan. Jika satu rekening yang dilaporkan digunakan untuk menipu dua korban saja, artinya ada lebih dari 30 ribu orang Indonesia tertipu. Itu masih asumsi minimal. Salah satu laporan masyarakat yang saya baca menyebutkan mereka tertipu hingga 40 juta rupiah untuk sekali transaksi.

Mayoritas media yang digunakan para bandit ini adalah memanfaatkan iklan di platform IG, whatsapp, dan facebook. Di IG bahkan mereka berani menawarkan menggunakan iklan berbayar official dari IG.
.
Rekening yang digunakan penipu mayoritas rekening Bank ***N (lebih dari 10 ribu rekening). Para pelaku memanfaatkan kemudahan layanan bank tersebut untuk pembukaan rekening karena tidak memerlukan tatap muka, hanya memanfaatkan video call online.
.
Sedulur dan kawan semua, tolong lebih hati-hati ketika bertransaksi. Penjahat ada dimana-mana memanfaatkan kepanikan dan situasi.
.
Mereka menari diatas mayat saudara-saudara mereka!
 
Sumber : Status Facebook Teguh Arifiyadi
 
Sunday, April 5, 2020 - 11:00
Kategori Rubrik: