Pengibulan Jendral Di Aceh

Ilustrasi

Oleh : Riza Iqbal

#Pengibulan_Pertama
Prabowo bercerita tentang konflik bersenjata di Aceh pada tahun 90-an. Dia mengaku memburu Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf yang akrab disapa orang Aceh dengan panggilan Mualem. Sebaliknya, kata Prabowo, Muzakir ingin menembak bahkan menculiknya untuk dihabisi. Memang selama DOM Prabowo pernah ke Aceh...???

Menurut Ketua Arus Baru Indonesia (ARBI Aceh), Helmy N Hakim, pernyataan Prabowo tersebut adalah hoax. Bagaimana mungkin Prabowo yg diberhentikan dari tentara tahun 1998 bisa memburu Mualem yg baru dilantik menjadi Panglima GAM pada tahun 2002.

"Jadi kapan Prabowo memburu Mualem? Sebab, ketika Mualem jadi Panglima GAM, Prabowo sudah berstatus dipecat dari tentara. Jika yang dimaksud Prabowo memerintahkan Kopassus dalam operasi-operasi tertutup dalam DOM yang telah mengorbankan ribuan rakyat Aceh, itu sangat mungkin," imbuh Helmi.

Pengibulan_Kedua
Menurut Prabowo, ayahnya terlibat dalam pembelian pesawat Seulawah yang didanai oleh rakyat Aceh. Prabowo menjelaskan saat proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta, Soemitro Djojohadikoesoemo sering pulang pergi ke Provinsi Aceh untuk menggalang dukungan dari masyarakat setempat.

Helmi pun membantah keterangan Prabowo tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada nama Soemitro, apalagi ikut menggalang dana. Sebab yang menggalang dana dilakukan oleh Abu Beureueh, GASIDA dan lain-lain.

Hadeuh Jendral, kok nipu sejarah Aceh didepan rakyat Aceh...??
Pilih2 dong kalau mau nipu, jangan samain seperti nenek2 oplas. Malu sama watu ulo.

Sumber : Status Facebook Riza Iqbal

Sunday, December 30, 2018 - 11:45
Kategori Rubrik: