Pendukung Jokowi Siap-siap Melakukan Aksi Balasan

Seperti revisi UU KPK pasti ada dasarnya ketika melakukan pembenahan, 17 tahun KPK berkiprah kinerjanya pasti belum sempurna, banyak yang harus dibenahi, karena KORUPTOR bukannya semakin jera, justru semakin berani, bahkan siap kongkalikong dengan OKNUM di KPK sendiri agar bisa lolos dari jeratan hukum, begitu kabarnya, makanya perlu dibenahi agar KPK lebih transparan! Jadi kalau KPK dibenahi dengan merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipendarkan oleh DPR HARUSNYA didukung mahasiswa dan terjun untuk ikut MENYEMPURNAKANNYA dengan duduk bersama, berdiskusi, saling debat mengeluarkan argumentasinya agar KPK semakin kuat!

Oleh : Tante Paku

Setiap negara itu selalu ingin melakukan pembenahan di berbagai bidang untuk memperkuat kinerja pemerintahannya. Mustahil ada pemerintah ingin memperlemah negaranya sendiri.

Seperti revisi UU KPK pasti ada dasarnya ketika melakukan pembenahan, 17 tahun KPK berkiprah kinerjanya pasti belum sempurna, banyak yang harus dibenahi, karena KORUPTOR bukannya semakin jera, justru semakin berani, bahkan siap kongkalikong dengan OKNUM di KPK sendiri agar bisa lolos dari jeratan hukum, begitu kabarnya, makanya perlu dibenahi agar KPK lebih transparan!

Jadi kalau KPK dibenahi dengan merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipendarkan oleh DPR HARUSNYA didukung mahasiswa dan terjun untuk ikut MENYEMPURNAKANNYA dengan duduk bersama, berdiskusi, saling debat mengeluarkan argumentasinya agar KPK semakin kuat!

Bukannya demo di jalanan, bahkan bertindak ANARKIS, seperti orang TIDAK BERPENDIDIKAN saja. Karena demo di jalanan sangat rawan dan pasti disusupi penumpang gelap yang ingin membuat kerusuhan. Dan itu selalu terbukti dari hasil yang sudah di viralkan di media kita.

Lalu lebih intelektual mana antara DEMO dan DISKUSI?

Hasilnya lebih bermartabat mana antara DEMO dan DISKUSI?

Pilihannya yang disukai rakyat, lebih disukai mana antara DEMO dan DISKUSI? Silahkan bikin pollingnya!

Kalau demo hanya menuntut pembatalan RUU KPK, RUU KUHP ke DPR dan DPRD, toh pemerintah dan DPR sudah sepakat menunda pengesahan RUU KUHP yang menjadi tuntutan mereka.

Soal Perppu tidak perlu diterbitkan, sudah jelas kan?!

Namun mahasiswa masih saja melakukan demonstrasi, bahkan dengan embel-embel Revolusi hingga pelengseran Presiden Jokowi. Hal itu menandakan demo mahasiswa ditunggangi KEPENTINGAN ASING.

faktanya penumpang gelap teriak-teriak "Turunkan Jokowi!" dan mahasiswa pun berhasil dikadalin, dipelintir, ditunggangi, dibakar emosinya hingga lepas kontrol, dan itu yang dimaui mereka!

Mabok Terasi

Menuntut pembatalan RUU KPK dan RUU KUHP tapi TIDAK MEMBAWA SOLUSI dan belum membaca secara utuh hasil RUU KPK, RUU KUHP, itu namanya DEMONTRASI MABOK TERASI, hanya berdasarkan emosi, ngamuk, merusak fasilitas umum, melawan Polisi, melempar batu, bakar mobil, bawa senjata tajam hingga bom molotov, padahal pemerintah dan DPR sudah menundanya, kok masih demo saja, mikir ndak mereka?

Itu mau demo ngajak diskusi atau Subversi/MAKAR?

Akhirnya terlihat secara nyata ada PERMAINAN di belakang demo-demo tersebut, mahasiswa yang LUGU-oblok dengan mudah dipermainkan tokoh-tokoh GAEK, politikus TUEK, barisan sakit hati sejak pilpres untuk menggerakkan mereka dengan tujuan politis mereka MENYINGKIRKAN JOKOWI secepatnya!

Berapapun biayanya mereka siap asal Jokowi bisa lengser! Tapi tidak semudah itu ferguso!

Pendukung Jokowi Siap Melawan

Pendukung Jokowi atau para relawannya kini mulai bergerak melihat situasi yang mulai tidak kondusif itu, mereka ingin memaksakan kehendaknya dengan sewenang-wenang maka HARUS DILAWAN!

Tentu saja pendukung Jokowi tidak semuanya beringas, tetap dengan gayanya yang elegan dan sopan tapi tidak anarkis.

Seperti puluhan musisi bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin (30/9/2019).
Mereka akan menggelar konser di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur pada 18, 19 dan 20 Oktober mendatang. Ada 68 musisi yang akan tampil di atas panggung demi persatuan Indonesia. Karena kita tahu, Indonesia sekarang banyak gesekan banyak perpecahan. Karena itu mereka ingin melalui musik Indonesia menyatukannya.

Sementara RIBUAN RELAWAN Jokowi siap-siap berangkat ke Jakarta untuk aksi balasan yaitu memberikan dukungan kepada pemerintah, dan siap melakukan perlawanan kepada mereka yang ingin mengacau negara ini.

Bagaimana dengan Jokowi?

Anda boleh percaya boleh tidak, alam semesta-lah yang membentuk pribadi Jokowi, semuanya tergantung alam. Jika Anda seorang religius, silakan Anda tafsirkan bahwa Allah-lah yang membentuk Jokowi dan melindunginya untuk membuka MATA HATI banyak orang lalu menjungkirbalikkannya.

Tuhan-lah yang memang sudah berkehendak bahwa ke depan bangsa ini perlu pemimpin yang memiliki karakter seperti Jokowi. Kehendak Tuhan siapa yang bisa mencegahnya?

Walau dengan sejuta fitnah dan kebohongan serta DEMO berhari-hari, pasti semua akan terjungkal oleh hukum alam atau MESTAKUNG yang mendukung Jokowi.

Salam, Lawan Para Perusuh!

#StefanusToniAkaTantePaku

Wednesday, October 2, 2019 - 22:45
Kategori Rubrik: