Pendiri Rumah Yatim Indonesia?

ilustrasi

 

Oleh : Muhammad Fadly Robbenz

Berdirinya Rumah Yatim Indonesia berawal dari Panti Asuhan bernama Husnul Khotimah, yang didirikan tahun 1997. Bukan 1996.

Sebagai pengembangan Panti Asuhan Husnul Khotimah, pada tanggal 2 Mei 2008 didirikanlah Rumah Yatim Indonesia yang berlokasi di Jakasampurna - Bekasi Barat, dibawah legalitas Yayasan Husnul Khotimah dan Yayasan Bantu. Tanggal 28 Februari 2009 Yayasan mendirikan Rumah Yatim Indonesia (RYI) di Tasikmalaya.

Betul si bos Sontoloyo pernah meminjamkan rukonya kepada pengelola RYI. Karena kesulitan keuangan setelah bapaknya meninggal, pada tahun 2010 si Sontoloyo meminta rukonya kepada pengelola RYI karena mau dijual untuk menutup hutang peninggalan bapaknya kepada bank.

Atas kebaikannya meminjamkan ruko kepada RYI tsb, pengurus RYI menyebutnya sebagai simpatisan. Jika si Sontoloyo adalah pendiri RYI maka pengurus RYI akan menghormatinya dengan menyebutnya sebagai pendiri, bukan sekedar simpatisan. Penyebutan sebagai simpatisan oleh pengurus tsb menunjukkan bahwa si Sontoloyo bukanlah pendiri RYI.

 

Memberi kontribusi pada RYI dengan meminjamkan ruko miliknya tidak lantas berarti sebagai pendiri RYI. Lagian kalau si Sontoloyo benar sang pendiri tentunya dia tahu kapan RYI didirikan. Pendirian tahun 2008 kok dia sebut tahun 1996. Beda tahunnya 12 tahun. Kalau salah sebut beda 1 - 2 bulan masih bisa dimaklumi, sbg manusia biasa bisa lupa. Tapi kalau salah sebutnya beda 12 tahun itu bukan lupa, tapi tidak ngerti alias tidak tahu. Sebagai sang pendiri sangat tidak masuk akal jika seseorang tidak tahu sejarah entitas organisasinya didirikan.

Seandainya si Sontoloyo berkelit bahwa tahun 1996 itu maksudnya adalah awal berdirinya panti asuhan yg sama2 dibawah Yayasan Husnul Khotimah, itupun juga keliru. Awal berdirinya panti asuhan dibawah Yayasan Husnul Khotimah adalah tahun 1997, bukan 1996. Dan itupun belum ada nama Rumah Yatim Indonesia. Sangat tidak masuk akal jika si Sontoloyo mengklaim sbg Pendiri RYI tapi tidak tahu bedanya Panti Asuhan Husnul Khotimah dengan Rumah Yatim Indonesia dibawah naungan Yayasan Husnul Khotimah.

Mbok ya kalau mau melakukan Personal Branding ndak usah memanfaatkan yayasan anak yatim untuk membangun citra diri sebagai seorang altruis. Itu sama saja memanipulasi orang susah untuk keuntungan diri sendiri.

DASAR SONTOLOYO !!!!!

Sumber : Status Facebook Muhammad Fadly Robbenz

Wednesday, June 3, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: