Penataan Tanahabang dengan Skybridge Direncanakan Sejak Jokowi Jabat Gubernur DKI Jakarta

Oleh : Damar Wicaksono

Penataan Tenabang dengan skybridge-nya, yang menghubungkan stasiun Tenabang dengan Blok G sudah direncanakan sejak zaman gubernur Jokowi. Hal itu dilakukan setelah Jokowi memindahkan pedagang2 ilegal di trotoar Jatibaru ke Blok G. Di zaman Ahok pun begitu, sayangnya belum kesampaian

Jadi saya sangat mendukung proyek ini dilanjutkan gubernur baru. Saya yakin Blok G nanti akan rame menyaingi Blok A-C, menjadi destinasi pusat grosir kelas dunia.

Sama kan akhirnya kebijakannya?

Blunder besar yang berakibat "benturan" antar lembaga (gubernur vs Polda-Ombudsman) seharusnya ngga trjadi kalo gubernur baru Jakarta tidak trbelenggu janji kampanye TIDAK MENGGUSUR

Waktu membuat Jatibaru ditutup, janji 400an PKL ilegal di trotoar ditampung nyatanya justru sebagian bukan mereka yang dapet tenda. Lalu siapa? Ya gitu deh.. hhe

**

Menurut saya, walo belum selevel Jokowi-Ahok, mas wagub bisa jadi gubernur yg jauh lebh baek dari mas gubernur baru

Nyatanya ia yang kerap berbicara program2 yang akan dijalankan selanjutnya. Yang memang SAMA SAJA dengan rencana program gubernur Ahok

• Skybridge Tenabang
• MRT trase kedua (8,5 km, Bundaran HI-Kampung Bandan)
• Pembangunan ribuan rusunawa

**

Sayang banget ya. Karena gengsi dan keber wkwk an, visi Jakarta ke depan entahlah dimana

Wes lah. Segera nyapres wae, mas gub.

 

Sumber : facebook Damar Wicaksono

Friday, April 20, 2018 - 10:15
Kategori Rubrik: