Penanganan Anak Bermasalah di Sekolah

ilustrasi

Oleh : Johan Wahyudi

Di sekolah, ada ratusan anak dengan beragam karakter, kelas sosial, agama, dan aneka perbedaan. Karena itu, sekolah punya potensi yang sangat besar untuk terjadinya masalah.

Namun, ada salah alur ketika menjumpai anak-anak yang bermasalah. Rerata langsung menyalahkan pimpinan sekolah atau guru BK-nya. Kedua pihak ini sering dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab jika ada masalah di sekolah.

Anggapan itu jelas salah. Ada prosedur yang harus ditaati saat menemukan anak-anak yang bermasalah di sekolah. Berikut prosedur penanganannya, yakni :

Tahap 1
Jika masalah terjadi di saat kegiatan belajar di kelas, guru yang mengajar menjadi pihak pertama yang harus menangani masalah itu.

Jika tak mampu menanganinya, guru yang mengajar tadi minta bantuan ke guru wali kelas.

Jika guru walikelas juga tak mampu menyelesaikan masalah, guru BK bisa dimintai bantuan.

Jika guru BK tak juga bisa menyelesaikan masalah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bisa dimintai bantuan.

Dan jika wakil kepala sekolah juga tak juga bisa mengatasi masalah, barulah kepala sekolah diminta menyelesaikan masalah.

Tahap 2
Jika masalah terjadi di luar kelas tapi masih di lingkungan sekolah, anak yang bikin masalah bisa dilaporkan ke guru walikelas. Jika tak bisa menyelesaikan masalah itu, prosedur tahap satu bisa diterapkan.

Tahap 3
Jika masalah terjadi di luar sekolah tapi pelakunya adalah anak sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan perlu bekerja sama dengan wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat. Anak yang berbuat salah di luar sekolah menjadi tanggung jawab orang tuanya sehingga sekolah melalui kedua wakil kepala tadi perlu melaporkannya kepada orang tua pelaku.

Tahap 4
Pada kejadian emergency atau darurat, prosedur di atas bisa dilewati setelah mendapatkan persetujuan kepala sekolah. Ada beberapa kejadian yang memang terjadi spontan sehingga mustahil prosedur diterapkan.

Prosedur ini harus diketahui orang tua dan masyarakat, juga guru. Ada kalanya orang tua dan masyarakat langsung menyalahkan guru tanpa memahami prosedur yang mestinya dilalui. Sekolah sebagai sebuah sistem yang selalu terhubung dengan beragam jaringan pendukung perlu diperlakukan sebagaimana mestinya.

Sumber : Status Facebook Johan Wahyudi

Tuesday, February 11, 2020 - 11:30
Kategori Rubrik: