Pemimpin Negara "Keturunan" Keluarga Nabi Muhammad

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Meskipun banyak keturunan Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Nabi Muhammad, tapi tidak banyak yang sukses menjadi pemimpin politik-pemerintahan. Raja Faisal II di Kerajaan Irak (al-Mamlakah al-'Iraqiyah) tumbang dikudeta dan Irak bertransformasi menjadi Republik sejak 1958/9. Dinasti Idrisiyah di Maroko juga tumbang. Dengan begitu praktis hanya tinggal penguasa Yordania yang masih mengalir darah Ali-Fatimah al-Zahra ini.

Sekarang Kerajaan Yordania dipimpin oleh Raja Abdullah II bin Al-Hussain bin Talal bin Abdullah bin Al-Hussain (penguasa Makah sebelum ditaklukkan oleh keluarga Al Saud). Dengan begitu, Raja Abdullah II ini adalah keturunan Hasan, putra Ali-Fatimah az-Zahra, dari Klan Bani Hasyim (Suku Quraisy), sesuku dan seklan dengan Nabi Muhammad. Kalau Raja Salman Saudi dari Bani Audi, sedangan Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabi), berasal dari Bani Tamim.

Foto di bawah ini (courtasy: www.newmyroyals.com) adalah foto Raja Abdullah II dan keluarga (istri, Ratu Rania, dan anak-anaknya) saat menerima kunjungan Paus Francis (Fransiskus) di Keraton Husseiniyah, Amman, Yordania. Coba Anda perhatikan dengan seksama, baik Ratu Rania maupun putri-putrinya, mereka tidak mengenakan jilbab (Anda bisa cari di Google images banyak sekali foto-foto mereka yang tak berjilbab). Raja Abdullah II sendiri dan putranya juga mengenakan jas / blazer modern, bukan gamis.

Ratu Rania adalah aktivis dan advokat terkenal di berbagai isu kemanusiaan global-internasional seperti kesehatan, kemiskinan, pendidikan, penguatan komunitas, dlsb. Bagi mereka, para anak-cucu Nabi Muhammad ini, menjadi Muslim dan Muslimah sejati tidak harus berjubah dan berjilbab ketat karena sehelai kain memang bukan menjadi ukuran kualitas keislaman dan keimanan seseorang.

Saya akan jelaskan secara detail tentang Dinasti Bani Hasyim Yordania ini dalam seri Kuliah Virtual tentang "Arab Tak Berarti Habib" yang sudah memasuki episod ke-15. Tunggu saja yang sabar ya? Kuliah gratisan kok nyusu-nyusu he he**

Sumber : facebook Sumanto Al Qurtuby

Sunday, March 5, 2017 - 10:30
Kategori Rubrik: