Pemerintah Harus Waspadai Corona

ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Ada Masanya.....

Ada masa ketika kita bisa bercanda bersama. Setelah melewati badai virus corona, dan ketika Indonesia selamat dari virus ini, dengan kerusakan yang sangat kecil. Kala itu, kita bisa saling melempar teori yang masuk akal sampai yang paling gila, apakah genetik orang Indonesia cenderung kebal terhadap berbagai virus corona, apakah kebiasaan kita makan mie instant membuat virus enggan mangkal di tubuh kita.

Tetapi masa itu bukanlah sekarang. Itu nanti entah kapan, ketika badai ini sudah berlalu.

Sekarang ini, khususnya Anda, para pengambil kebijakan kesehatan publik, tidak seharusnya tampil bercanda. Anda, yang hidupnya digaji oleh uang rakyat, harus meyakinkan publik bahwa Anda tengah serius dan bekerja keras untuk mencegah virus ini memasuki tubuh orang Indonesia, dan meyakinkan publik, andaikan ada virus yang mampir ke tanah air ini, Anda sudah mempersiapkan sistem yang baik, transparan, kolaboratif, untuk mengenyahkan dampak virus ini dengan sedikit korban dari rakyat Indonesia.

Tunjukkan bahwa Anda tengah membangun pertahanan yang kuat terhadap ancaman nyata virus ini, dengan sense of crisis yang baik, tanpa juga kelewatan untuk menakuti publik. Tunjukkan Anda sedang serius mengedukasi dan merangkul masyarakat bahwa ini adalah perlawanan bersama, tidak bisa dimenangkan tanpa keterlibatan semua pihak.

Tunjukkan bahwa Anda serius memimpin perlawanan ini, membuka akses informasi yang transparan ke publik, membangun crisis center, menyiapkan pasukan hingga ke level terbawah. Membangun jalur komunikasi yang baik, tidak hanya sesama badan pemerintah, namun juga dengan masyarakat sipil, komunitas media, sehingga kita semua merasa menjadi bagian dari pasukan perlawanan ini.

Kami tahu Anda menghadapi pilihan sangat sulit,karena sudah pasti virus ini akan menjerumuskan ekonomi kita ke tingkat yang sulit diduga. Jangan tergoda untuk mengambil resiko besar yang bisa mengorbankan rakyat banyak, demi suatu manfaat yang belum jelas. Kaidah yang masyhur mengatakan, menghindarkan mudharat, lebih diutamakan ketimbang mengambil manfaat. Kali ini masyarakat mengawasi betul, apakah Anda mengerti kaidah ini.

Kami mendoakan Anda yang menjadi penentu kebijakan kesehatan publik, selalu sehat, senantiasa diilhamkan kebijaksanaan sehingga dimudahkan untuk mengambil keputusan yang terbaik.

Aamin, Yaa Rabb.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Monday, March 2, 2020 - 07:45
Kategori Rubrik: