Pembunuhan "Wartawan TV Mu", Esemka dan PKI

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Publik dikejutkan dengan ditemukannya mayat Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi dalam tong. Kemudian marak beredar pesan di Whatsapp dan Facebook dengan Narasi:

"Mendiang Abdullah Fithri Setiawan - rahiimahulloh - adalah karyawan TV Muhammadiyah, yang meliput dalam tentang mobil Esemka. Dan kini dia - rahiimahulloh - dibunuh dengan sadis.

Apakah ada hubungannya?"

Pesan seperti ini jelas sekali berniat menghasut publik, menebarkan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt), membuat kesan bahwa Almarhum Dufi dibunuh karena membuat liputan terkait Esemka. Bahkan ada yang mengaitkannya dengan PKI.

Pembunuhan ini sudah ditangani polisi, namun setidaknya ada beberapa fakta yang bisa kita dapatkan dari beberapa sumber yang jelas terkait Almarhum Dufi:

1. Almarhum Dufi bekerja sebagai Freelance Sales Marketing di TV Muhammadiyah (TVMu) (Sumber: rilis TV Muhammadiyah)

2. Almarhum Dufi terakhir juga bekerja sebagai tenaga ahli di Pengembangan Usaha TVRI (Sumber: salah satu Direktur TVRI)

3. Almarhum Dufi BUKAN Wartawan di TVMu (yang bertugas meliput berita) dan juga tidak pernah ditugaskan untuk meliput berita tentang Esemka (karena bukan wartawan)

4. Terduga pelaku pembunuhan Dufi sudah ditangkap Polri

Maka saya berharap yang menyebarkan kedustaan terkait pembunuhan Almarhum Dufi, melakukan politisasi, sebaiknya bertaubat nasuha, meminta maaf kepada pihak yang difitnah baik di postingan maupun mengundang komentar fitnah, juga meminta maaf kepada keluarga korban.

NB: Saya tengah mendata akun-akun medsos yang menyebarkan kedustaan ini, untuk saya laporkan ke Bareskrim Mabes Polri, karena berpotensi menyulut keonaran.

Sumber:

1. Rilis TV Muhammadiyah

2. https://megapolitan.kompas.com/…/direksi-dufi-bukan-jurnali…

3. https://www.viva.co.id/…/1095661-tak-ada-tugas-khusus-dari-…

4. https://www.cnnindonesia.com/…/direksi-tegaskan-dufi-korban…

5. https://news.detik.com/…/penjelasan-tvmu-tentang-status-pek…

6. https://news.detik.com/…/ditangkap-pelaku-pembunuhan-dufi-b…

7. https://megapolitan.kompas.com/…/pelaku-pembunuhan-dufi-baw…

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy
Wednesday, November 21, 2018 - 11:45
Kategori Rubrik: