by

Pembubaran Ibadah di Gereja

Oleh : Honnest

Gereja Kristen Kemah Daud ( GKKD)

Pada Hari Minggu tgl 19 Feb 2023 Sekitar jam 09.30 wib.

Alamat TKP di Jl Soekarno Hatta Gang Anggrek RT 12 Kelurahan Rajabasa jaya Kec Rajabasa Kota Bandar Lampung..

Sekitar jam 09.30 Wib datang sekitar 5 Orang Warga ke lokasi Gereja GKKD

Salah satu Warga adalah Ketua RT 12. Wawan memasuki pekarangan Gereja dgn Melompat masuk naik Manjat lewat Pagar Gereja Yg saat Itu pagar terkunci..

Wawan langsung Mendobrak Pintu masuk Utama Gereja dan Ngamuk2 kedalam Gereja dimana saat Sedang Ibadah Berlangsung dan memaksa Ibadah segera di Hentikan dan

Disuruh Keluar semua jemaat Gereja..

Kita Sudah Minta waktu ke Wawan sekitar 1 jam agar Ibadah tetap berlangsung sampai Selesai tetapi Wawan Ketua RT 12 tetap ngamuk2 didalam Gereja. Terjadi keributan dan Wawan RT Setempat Mendorong dan mengancam Pak Pendeta

Akan membawa Warga ya lebih banyak..

Sekitar 15 Menit kemudian datang dari Kepolisian sektor Kedaton Dan meredam suasana Yg sedang ricuh.

Akhirnya Semua Jemaat Pulang dari TKP Gereja GKKD dan ibadah tidak Selesai.

Sekitar jam 3 Sore kumpul Digereja beberapa Tokoh masyarakat dan Aparat kepolisian,, Kanwil Agama, FKUB, Camat Rajabasa, Lurah, Kasat Intel Polresta, dll

Dalam Pertemuan tsb tidak ada Hasil Kesepakatan

Karna Tuntutan Dari Kami Gereja Harus Tetap Beribadah karna Beribadah adalah Hak Setiap Warga Negara dan dijamin UUD 45..

Dimana Gereja GKKD juga Sdh ada ijin Persetujuan Warga sekitar dan Memberikan Pendukung 75 Tanda Tangan beserta Photo Copy KTP dan Tanda Tangan RT Iwan,, RT 04.. RW Babinsa, Babinkhatibmas Thn 2014..

Perbuatan Yg dilakukan oknum Telah Mencidrai Hak Beribadah Setiap Warga Negara..

Sumber : Status Facebook Honnest

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed