Peluang Anak Muda Memimpin Solo

ilustrasi
Oleh : Muliadi Dauhiong
 
Pemimpin millenial memiliki potensi besar meraup suara dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020.
Suka perubahan dan kreatif adalah salah satu ciri anak muda. Apakah ini berlaku dalam kepemimpinan pemerintahan, pada era digital ini jawabannya iya. Pemimpin seperti ini memiliki referensi dalam menentukan Kota Solo ke depan.
Pemimpin Solo harus lebih mengayomi masyarakat. Dengan memberdayakan potensi pemuda juga menjadi salah satunya.
Pemimpin Solo juga harus kekinian. Dengan itu juga akan mengetahui permasalahan kekinian yang sedang dilanda masyarakatnya.
Lebih banyak turun langsung ke masyarakat itu lebih keren.
Salah satu alasan pemilih generasi millenial di Kota Bengawan ingin calon pemimpin muda karena dianggap mampu membawa pemerintahan yang akan datang responsif terhadap perubahan zaman, yakni selaras dengan kemajuan teknologi dan revolusi industri, digital.
Pemilih muda ini juga, cenderung memilih figur yang memiliki kepekaan terhadap perkembangan zaman, dalam hal ini teknologi. Pemimpin yang sudah tua, menurut mereka, tidak bisa mengikuti perkembangan itu.
Wajar jika Solo nanti dipimpin oleh pemimpin millenial, syarat sebagai Calon Walikota terpenuhi secara konstitusional dan Sah, maka kompetisi segera dimulai dengan Visi Misi peserta kontestan, adu gagasan untuk Solo lebih baik.
Sumber : Status facebook Muliadi Dauhiong
Sunday, September 27, 2020 - 18:45
Kategori Rubrik: