Pelaku Hoax Perlu Periksa Kejiwaan

Ilustrasi

Oleh : Jumrana Sukisman

Maraknya hoax dan ujaran kebencian di media sosial menunjukkan fenomena masyarakat kita yang mengalami culture shock dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Sebagian pakar menganggap hal ini disebabkan oleh masyarakat Indonesia belum selesai manjadi masyarakat informasi (Information society) lalu perkembangan teknologi yg cepat telah memaksa masyarakat untuk beralih menjadi masyarakat jejaring (Network Society).

Salah dua ciri dari Information society adl kemampuan literasi media yg baik dan melek informasi. Dua hal ini hanya didapatkan dari membaca. Sementara kita semua tahu bahwa budaya membaca kita payah. Alih-alih menjadi pembaca yang baik, banyak diantara kita yang menjadi korban informasi. Banyak yg tdk tahu informasi apa yg mereka butuhkan, dan dari sekian informasi yg dibutuhkan mana informasi yang tepat. Dan untuk mendapatkan informasi yang teoat itu dimana sumbernya. Minimnya pengetahuan spt ini mengakibatkan berbagai junk information pun dilahap habis.

Perilaku ini kemudian berimbas ketika masyarakat bertransformasi ke dalam Network society. Segala informasi yg berseliweran di linimasa dibaca dan dipercaya bgt saja tanpa melihat faktualitas informasi dan validitas sumber, yg penting sesuai dgn apa yg ingin dipercayanya. Fenomena ini disebut selective exposure. Anda hanya ingin percaya pd informasi yg sesuai dgn perspektif anda tdk peduli informasi itu salah.

Pada akhirnya anda akan mengalami apa yg disebut dgn fenomena the news find you. informasi-informasi serupa dari media yg saling terhubung akan kerap muncul di linimasa anda, teman-teman yg jg memiliki perspektif yg sama dgn anda dan sering membagi informasi yg kurang lebih sama akan kerap muncul di linimasa, anda akan berkumpul dgn orang2 yg sepemikiran. mungkin ada satu dua org yg berbeda tp mungkin krn anda sering memberi respon di postingannya. Demikianlah algoritma FB menghubungkan anda dgn apa yg anda sukai.

Algoritma ini memberi akses yg mudah utk menikmati kesenangan bermedsos tp juga memabukkan bagi yg kurang waspada, ketidaktahuan dlm memilih informasi akan menimbun anda dlm kubangan hoax.

Sumber : Status Facebook Jumrana Sukisman

Sunday, March 4, 2018 - 22:15
Kategori Rubrik: