Pejuang itu Bungkukkan Badan

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Sungguhlah amat terpuji ketika ia memberi tapi ia pula yang menunjukan rasa hormat yang begitu tinggi kepada penerimanya. Tak terlihat sedikit pun berkehendak meninggikan diri.

Begitulah sebuah kemuliaan hati dari Yayasan Buddha Tzu Chi saat memberikan bantuan kepada beberapa Rumah Sakit yang nilainya cukup luar biasa, guna ikut meringankan beban rumah sakit dan pemerintah yang sedang berjuang melawan pandemik Covid-19.

Sudah bukan rahasia umum lagi berapa besaran yang telah didonasikan, sehingga penulis tak perlu lagi merinci berapa nilai rupiahnya, apa saja barangnya, dan kemana saja bantuan itu dialamatkan.

Yang pasti keberadaan Buddha Tzu Chi di berbagai negara, khususnya di Indonesia selalu hadir tanpa diminta, dan tanpa meminta imbalan apapun dari apa yang dilakukannya. Tak juga kemudian melihat dari latar belakang apapun, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusian lintas agama dan bangsa. Karenanya para pelaku di dalamnya pun tentu saja lintas agama, termasuk Muslim.

Sebagai seorang Muslim, penulis begitu kagum melihat kiprahnya, karena sejatinya di agama penulis sikap seperti itulah yang diajarkan, walau sayang belum banyak yang terlihat melaksanakannya. Bahkan kini tak sedikit yang lebih asik bermain intrik di panggung politik namun mirisnya menggunakan agama sebagai media untuk tujuan yang bersifat licik.

Lantas kapan para aktor panggung politik yang saat ini terus sibuk berceloteh memojokan pemerintah yang sedang giat kerja keras memerangi pandemik Covid-19 ini akan membungkukan diri dengan ikut membantu pemerintah? Atau setidaknya menutup sejenak otak dan hatinya dari berbagai kedengkian.

Rizal Ramly, Fadly Zon, Said Didu, dan kolega segolongan beserta para pemujanya, tengoklah Buddha Tzu Chi yang menyentil kita semua dengan prinsip: “Cinta Kasih dan Welas Asih Universal." Bukan Cinta Kedudukan dan Culas ke sesama anak bangsa secara massal.

Bila kalian semua tak mampu menjadi para pejuang kemanusiaan seperti mereka, setidaknya bungkukanlah nurani kalian untuk para dokter, perawat, TNI, Polri, donatur, dan relawan yang kerja siang dan malam penuh dedikasi guna melawan gempuran musuh utama yang bernama Covid-19.

Oleh: Wahyu Sutono

"Ketika membungkuk untuk sebuah negeri yang tengah merana digempur musuh dari dua sisi, Covid-19 dan Virus Politik Sengkuni."

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Monday, March 23, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: