Pebalap Indonesia, Rio Haryanto Gapai Podium Kedua

Rio Haryanto

Rusia (RedaksiIndonesia) – Olahragawan Indonesia prestasinya tak kalah mentereng dengan atlet luar negeri. Kali ini pebalap Grand Prix 2 kelahiran Solo, Rio Haryanto finish di posisi kedua pada sprint race GP2 Rusia.

Sama dengan balap pertama pada feature race yang dilangsungkan sehari sebelumnya, insiden terjadi bahkan pada lao pertama.

Pebalao Marlon Stockinger dan Rene Binder terlibat kecelakaan. Sedang Dean Stoneman melintur saat melintas di belokan 2. Kejadian ini mengharuskan safety car masuk lintasan. Saat itu Richi Stanaway berada didepan kemudian Rio dan Arthur Pic ada di posisi tiga.

Akhir lap kedua, safety car keluar sehingga pertarungan sesunggu kembali terjadi. Di lap kedelapan Pic tersusul Raffaele Marciello dan Stoffel Vandoorne namun mereka hanya menguntit Rio dan Stanaway.

Akhir lap ke 11, Stanaway makin jauh meninggalkan Rio hingga 2,7 detik dan dibelakang Rio, Marciello dan Vandoorne terus bersaing ketat. Hingga akhirnya mereka mampu mendekati Rio tetapi lap 16 jarak kembali terbuka.

Justru di lap 19, Rio malah mendekati Stanaway dan cuma tertinggal 0,5 detik. Bahkan di lap 20, Stanaway disalip Rio pada tikungan 13. Hanya tepat bersamaan bendera kuning dikibarkan karena ada kecelakaan.

Ini merupakan prestasi yang membanggakan karena dengan demikian Rio mendapat point tambahan 12. “Itupun posisi Standaway masih disidik oleh steward karena menyalip saat dibelakang safety car” ujar Rio Minggu (11/10/2015).

Hasil ini juga menjadikan Rio menempati posisi 3 di klasemen sementara dibawah pebalap Stiffel Vandoome (ART Grand Prix) dengan poin 278, Alexander Rossi dari Racing Engineering mendapat 170 serta Rio dengan 126 poin.

Rio merupakan salah satu pebalap masa depan Indonesia. Tim pria kelahiran Surakarta itu disponsori BUMN Pertamina dan tahun 2015 merupakan tahun kedua Rio membalap di GP2. Target utamanya jelas bisa menggeber jet darat di ajang F1 atau Formula One. (Kompas)

Monday, October 12, 2015 - 11:45