PBB Bangkrut, Akhir Dominasi Amerika?

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Beberapa hari terakhir kita dikejutkan dengan kabar bangkrutnya Organisasi Dunia yaitu PBB. Dan kebangkrutan ini bisa saja berujung pada bubarnya organisasi tersebut. Loh kok bisa? Tentu bisa, karena dulu pernah terjadi pada organisasi sejenis yaitu LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Dan tahukah kenapa organisasi ini bisa sampai bubar? Ini karena LBB tak mampu mencegah meletusnya Perang Dunia ke 2.

Nah, kini PBB sedang berada di ujung tanduk akibat masalah pendanaan. Dan jika dirunut, pendana utama organisasi ini adalah Amerika Serikat yaitu sebesar 22% dari seluruh biaya operasional PBB. Ironisnya, ketidakmampuan Amerika saat ini untuk menopang anggaran PBB, justru diikuti oleh negara-negara lain yang tidak mau membayar iuran.

Jika Amerika dengan alasan sedang mengalami krisis menuju resesi, namun bagi negara lain bisa jadi karena kurang merasakan manfaat PBB bagi kemashlahatan dunia khususnya dalam hal perdamaian. Iran adalah salah satu negara yang juga tidak mau membayar iuran, bisa jadi menganggap PBB kerap menerapkan standart ganda serta tidak bisa lepas dari dominasi Amerika dan sekutunya.

Pertanyaannya, apa yang akan terjadi jika PBB bubar? Yang paling utama adalah tidak terjaminnya Perdamaian dan Keamanan Dunia. Dan ini sangat mungkin dapat memicu meletusnya perang sebagaimana dulu yang terjadi pada LBB . Dan yang patut diwaspadai adalah, indikasi "kesengajaan" oleh Amerika untuk menciptakan kondisi seperti ini. Hal ini tidak lepas dari beberapa gelagat yang sudah ditampakkan oleh Paman Sam. Salah satunya adalah mundur dari Kesepakatan Nuklir Iran sebagai perjanjian untuk menjaga perdamaian dunia.

Ditambah lagi, akhir-akhir ini ekonomi Amerika semakin terpuruk akibat lesunya minyak pasca disepakatinya Perjanjian Iklim Paris 2015. Dimana minyak tak lagi menjadi komoditas primadona dunia. Dengan begitu, yang tersisa dari komoditas utama milik Amerika adalah persenjataan dan perangkat perang. Dan berlakunya hukum 'supply and demand' atas komoditas ini, juga tergantung ada tidaknya kecamuk perang di muka bumi.

Dalam situasi seperti ini, satu-satunya langkah antisipasi untuk mencegah meletusnya Perang Dunia ke 3, adalah mengambil alih dominasi Amerika dan sekutunya (Blok Barat) khususnya di posisi Dewan Keamanan PBB. Hal ini bisa dilakukan oleh Rusia yang mewakili regional Eropa Timur, serta China yang mewakili regional Asia Pasifik.

Sekali lagi awas! Paman Sam sedang puyeng. Jangan sampai mereka menggunakan Jurus Dewa Mabuk. Apalagi Jurus Tiji Tibeh yang artinya Mati Siji Mati Kabeh!

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Monday, October 14, 2019 - 09:15
Kategori Rubrik: