Patuhi Perintah VS Ikuti Ego

ilustrasi

Oleh : Regar

Buat teman2 yg masih bisa tertawa dan menganggap virus Corona ini biasa saja, percayalah kami juga tertawa seperti itu minggu yg lalu.

Buat orang-orang yg masih mengabaikan himbauan/instruksi pemerintah, percayalah kami juga bersikap seperti itu minggu yg lalu.

Minggu yg lalu kami dan rekan2 sekerja tertawa terbahak2 saat bercengkrama di jam istirahat.
Kami tertawa cekikikan saat membaca postingan2 lucu di sosmed ttg org Indo yg katanya kebal virus.

5 hari yg lalu kami juga tertawa terpingkal2 sehabis mendengar celotehan seorang wanita Cina tua costumer kami yg menasehati kami ttg bahaya virus Corona.

Tawa kami mulai mereda saat membaca berita di Depok - Jawa Barat 2 orang ibu dan anak terinfeksi Covid_19 dari seorang wisatawan asal Jepang.

Tawa kami mulai tak terdengar saat mendengar kabar bahwa hanya dalam seminggu saja sudah ratusan orang tertular. Bahkan kemarin (update per 20 maret) sudah 320 orang positif terinfeksi Corona di seluruh Indonesia.

Tawa kami semakin tak terdengar saat 9 hotel dan 4 restoran milik bos kami tempat kami mencari rezeki dengan omset global rata-rata 200 juta perhari terpaksa ditutup semua.

Tawa kami benar2 terhenti saat menyadari sudah 4 hari ini kami jadi pengangguran (tanpa gaji) yg terpenjara dilarang keluar rumah.

Hari ini kami benar2 tak bisa tertawa lagi saat menyadari kota kami yg merupakan salah satu tempat wisata paling favorite mendadak jadi lebih sunyi dari kuburan.

Buat teman2 yg masih bisa tertawa ria dan mengabaikan instruksi pemerintah tentang wabah Virus Corona, percayalah kami pernah diposisi anda.

Dan kami doakan semoga giliran anda tidak pernah tiba sebagaimana kami.

NB : Pilihan ada ditangan anda, Isolasi diri 2 minggu saja atau menyesal selamanya.

#COVID_19
#siregar_bertuah

Sumber : Status Facebook Regar

Sunday, March 22, 2020 - 11:45
Kategori Rubrik: