Pastikan Pilihan Kita Untuk Jokowi

ilustrasi

Oleh : Dody Junaedi

Sejarah telah mencatat beberapa negara di dunia ini pernah dipimpin oleh pemimpin2 diktator yang buruk, jahat, kejam dan brutal, yg membawa kehancuran bagi rakyat dan negaranya. Nama-nama terkenal di urutan teratas sebut saja Adolf Hitler di Jerman, Josef Stalin di Uni Soviet, Mao Zedong di China, Pol Pot di Kamboja, Idii Amin di Uganda, Robert Mugabe di Zimbabwe, dan Kim Jong Il di Korea Utara, serta tentu saja Suharto di Indonesia.

Walaupun kadar keburukan mereka bervariasi, dari yg buruk sampai dengan yg buruk sekali. tetapi semuanya memberi hasil yg sama dalam catatan sejarah dunia, yaitu perang dan kehancuran, penderitaan dan kematian massal, kelaparan dan kemiskinan panjang bagi rakyatnya.

Pertanyaan yg muncul dalam benak kita, bagaimana mungkin manusia2 buruk seperti itu bisa berkuasa dan memimpin sebuah negara? Jawabannya karena mereka punya pendukung! Karena mereka berhasil mempengaruhi sebagian besar rakyatnya utk memilihnya, apapun cara yg dilakukan.

Dan sesungguhnya tidak ada yg aneh dgn hal ini. Rumusnya memang seperti itu, rakyat yg bodoh akan memilih pemimpin yg bodoh. Rakyat yg jahat akan memilih pemimpin yg jahat. Seperti yg pernah diucapkan oleh Tan Malaka :

"Air berkumpul dengan air, minyak berkumpul dengan minyak. Setiap orang berkumpul dengan jenis dan wataknya".

Dalam konstelasi pilpres yg tinggal 10 hari ini, kita tidak perlu bingung apalagi galau kenapa kita bisa beda pilihan dengan teman kita, saudara kita, adik kita, kakak kita, bahkan isteri atau suami kita. Itulah demokrasi. Kita heran dgn mereka knp milih si A, merekapun heran dengan kita knp milih si B. Masing2 punya latar belakang, alasan dan pemahaman sendiri2. Kita tidak mungkin mengharapkan setiap orang memiliki pemahaman yg sama dengan kita. Benar dan salah menjadi nilai yg relatif, tergantung sudut pandang dan dimana anda berdiri saat ini. Itulah keindahan sekaligus keburukan demokrasi. Bisa melahirkan pemimpin yang baik dan hebat, tapi tidak tertutup kemungkinan lahirnya pemimpin yg buruk dan jahat.

Sekarang pilihan untuk pemimpin Indonesia 5 tahun ke depan ada di tangan kita masing2. Presiden seperti apa yg anda inginkan? Kalau saya sudah jelas, saya menginginkan Jokowi untuk 5 tahun ke depan memimpin dan menyelesaikan pekerjaan2 luar biasanya sampai tuntas.
Kalau anda sepaham dengan saya, pastikan kita semua hadir ke TPS 17 April dan memberikan suara anda untuk Jokowi. Jangan ke-pede-an dan saling mengandalkan dgn sesama pendukung lainnya. Ingat suara kita akan sangat berharga. Jangan sampai kita seperti sebagian rakyat Amerika Serikat yg terlalu pede dan tdk ikut memilih, kemudian menyesal krn Donald Trump yg akhirnya menang. Gerakan hashtag #notmypresident yg kemudian bergema pasca pilpres sudah tidak ada artinya lagi. Nasi sudah menjadi bubur. 
So, mari kita pastikan jangan sampai terjadi di Indonesia!

#JokowiSatuPeriodeLagi
#IndonesiaMajubersamaJokowi

Salam #01

Sumber : Status Facebook Dody Junaedi

Monday, April 8, 2019 - 07:45
Kategori Rubrik: