Partai Yang Menjaring Bencana Lewat HTI

Oleh : Muhanto Hatta

Gerindra, PAN, PKS dan PBB mendukung upaya HTI ajukan banding. Saya kaget membaca berita itu, hati saya sedih, teriris melihat Khilafah dibela, Pancasila dan Kebhinekaan ditukar suara.

Apa yang membuat mereka begitu membabi buta mendukungnya? Partai yang memanfaatkan HTI atau partai-partai yg di manfaatkan HTI? namanya juga politik mereka sama-sama tahu untuk saling memanfaatkan, karena ada adagium, Tidak ada makan siang yang gratis,

Akhirnya saya sadar kalau pemilu 2019 sudah dekat. Konsolidasi partai-partai dilakukan agar bisa meraup suara sebanyak-banyaknya. Ada Partai yang meraup suara lewat Kerja ada partai yang kerjanya hanya Fitnah. Ada partai yang mendukung pembangunan di desa, sementara partai lain mencari simpati lewat Isu Sara.

Ada partai yang membantu korban bencana lewat kegiatan sosial, ada partai yang memanfaatkan bencana Ormas lain. Ada Partai yang menenggelamkan kapal Asing sementara 4 partai lain ngotot membangunkan Ormas Anti Pancasila.

Okeh, jadi kalau kepentingannya suara Pileg 2019 maka berapa jumlah suara yang diperebutkan 4 partai ini hingga berjuang mati-matian mencari simpati massa HTI?

HTI sudah berdiri di 112 kab/kota. Jika masing-masing mempunyai anggota 9.000 orang maka jumlahnya sekitar 1.008.000. Jumlah inilah yang akan diperebutkan oleh mereka. LUMAYAN, Lumayan, Lumayan dari pada capek-capek kerja.

Jika 1.008.000 dibagi 4 partai secara rata maka masing-masing partai kebagian 252.000 suara. Lumayan, hanya dengan datang ke PTUN, sesekali konferensi pers, cuap-cuap di media, share berita di fb dan twitter, maka 252.000 suara memilihnya.

Menjaring suara lewat bencana HTI jauh lebih ringan daripada memajukan desa-desa, membangun jalan di Papua, menenggelamkan kapal, mensukseskan Asian Games, membangun MRT dan LRT, mendirikan Puskesmas, membagi benih dan pupuk ke petani, dan sebagainya.

Cerdas tapi malas, praktis tapi sadis. Ada yang membantah?

Sumber : facebook Muhanto Hatta

Wednesday, May 9, 2018 - 15:15
Kategori Rubrik: