Papua Bangkit

Ilustrasi

Oleh : Riza Iqbal

Alhamdulillah, Inalum sudah melunasi saham PT Freeport Indonesia, artinya setelah sekian puluh tahun kita hanya sebagai penonton, kini kita adalah sebagai penguasa dari kekayaan yg memang harus kita miliki.

Terlebih dari itu, rakyat Papua yg selama ini tanahnya dirampok oleh pihak asing, akan menikmati kekayaan tanah miliknya.

Dari 51,2% saham yg dimiliki Indonesia, Pemerintah memberikan 10% untuk Papua melalui BUMD. Dengan memiliki saham, pemda Papua akan mendapatkan dividen paling sedikit sebesar US$ 100 juta atau Rp 1,45 triliun per tahunnya setelah 2022.

Untuk memperoleh saham tersebut, BUMD mendapat pinjaman dari Inalum sebesar US$ 819 juta yang dijaminkan dengan saham tersebut.

Dari 10% yg dimiliki, saham pemda Papua tersebut dibagi menjadi 7% untuk Kabupaten Mimika termasuk di dalamnya untuk hak ulayat (hukum adat), dan 3% untuk Provinsi Papua.

Selain saham, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 37/2018 tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak di Bidang Usaha Pertambangan Mineral, pemerintah daerah juga akan mendapatkan 6% dari laba bersih PTFI. Nantinya, 6% tersebut akan dibagi menjadi 2.5% untuk Kabupaten Mimika, 2.5% untuk kabupaten di luar Mimika, dan 1 % untuk Provinsi Papua.

Diproyeksikan, pada tahun 2022 laba bersih PTFI akan stabil di kisaran US$2 miliar per tahunnya, hingga mencapai puncaknya di US$2,36 miliar (Rp33,04 triliun) di 2034. Apabila nilai laba tersebut dijumlahkan hingga akhir jangka waktu pengembangan tambang di tahun 2041, setidaknya Indonesia akan mendulang laba bersih sebesar US$34,17 miliar, atau sekitar Rp478 triliun dalam 20 tahun.

Bisa kita bayangkan kemajuan Papua dari hasil yg akan didapat. Inilah pemerataan dan keadilan sosial yg diperjuangkan Pemerintah Joko Widodo. Kekayaan lokal harus dinikmati masyarakat setempat. Dan Papua akan bisa mengejar ketertinggalannya selama ini.

Ayo Papua, kita bangkit bersama....!!

Sumber : Status Facebook Riza Iqbal

Saturday, December 22, 2018 - 18:00
Kategori Rubrik: