Papa, You Are Man of Honor

Ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Dalam sepinya, seorang ayah menanamkan berbagai pesan kehidupan mulia kepada anak sulungnya.

Ada pesan tentang keberanian berdiri sendiri menyusuri jalan kebenaran, meski jutaan orang menentang dan mengambil jalan menyimpang.

Ada pesan tentang menjaga kebersihan hati, meski penjara taruhannya.

Ada pesan tentang ketulusan untuk berkorban demi keutuhan dan tegaknya bangsa serta negara.

Ada pesan untuk mencintai tanah dan air di mana seseorang dilahirkan.

Ada pesan untuk tetap tegak berdiri meski angin cercaan minoritas kafir menerpa setiap saat - sebab di mata Tuhan - cinta-Nya tak berbeda.

Ada pesan tentang cinta ibu pertiwi tanpa luntur meski karya dan perjuangan dicampakkan bak keset di lantai.

Ada pesan untuk membuang rasa benci meski orang yang menggoreskan luka kehidupan tertawa terbahak-bahak.

Ada pesan tentang menjadi lelaki yang berani mengakui kesalahan, meminta maaf dan merunduk dengan rendah hati - bukan demi siapapun - kecuali untuk menyenangkan hati Sang Pencipta.

Ada pesan untuk menjadi kepala keluarga biasa saja, namun selalu belajar untuk selalu menjadi lelaki dan ayah yang luarbiasa - apapun yang terjadi pada bahtera keluarga.

Ada pesan untuk menjadi pemimpin biasa saja, namun selalu berjuang menjadi pelayan luarbiasa bagi rakyatnya.

Ada pesan untuk menjadi manusia biasa saja, yang bisa menerima bahwa air mata bukanlah kekalahan dan tawa bukanlah kemenangan.

Lalu anak sulung itu mengangguk hormat. Dalam diam. Dalam sepi. Dalam duka. 
Larut dalam semua pesan sang ayah - yang membuat hatinya tanpa sadar berbisik :

"Papa, you are a man of honor."

-HT-

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Sunday, March 4, 2018 - 23:15
Kategori Rubrik: