Papa VS Pepo

Ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Sedari awal saya sudah menduga bahwa Kasus Penganiayaan terhadap Novel Baswedan motifnya bukan sekedar Setya Novanto (SN). Disusul dengan kematian saksi kunci Johannes Marliem yang disebut memiliki rekaman nama SN justru semakin memperkuat keyakinan saya atas dugaan itu.

Rentetan kejadian yang seolah-olah memposisikan bahwa semua pemicunya adalah SN. Dimulai terbitnya Surat Perintah Cekal dari KPK beberapa jam sebelum penganiayaan Novel, dan disusul pembunuhan atas Marliem, semua mengarah pada skenario "menjebak" dan "memposisikan" SN pada kasus pidana bukan korupsi. Hal ini bertujuan agar kasus e-KTP menjadi kabur dan cukup berhenti pada SN. Dengan begitu nama besar yang lain menjadi terabaikan dan tidak "terjamah".

Kejadian-kejadian tersebut mengingatkan kita pada kasus kriminal pembunuhan oleh Taat Pribadi. Padahal diduga kuat ada motif lain (baca: politik) yang lebih besar dibalik kegiatan "penggandaan uang" ala supranatural itu. Bisa jadi ada sebuah supraskandal yang sedang tersembunyi.

Mari sama-sama kita tunggu babak baru drama Papa. Karena kabarnya Papa sudah "menyanyi" tentang nama Pangeran yang jelas akan sangat membuat gerah Pepo. Dan juga jangan terlalu kaget jika kedepannya negeri ini akan semakin gaduh. Karena satu-satunya cara agar skandal-skandal besar di negeri ini tidak terungkap, adalah "Hentikan Jokowi".

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Thursday, February 8, 2018 - 02:00
Kategori Rubrik: