Panglima dan Kapolri Keliling Gereja, Kompak Amankan Natal

REDAKSIINDONESIA-Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkumpul di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Keduanya melakukan persiapan untuk berkeliling ke sejumlah gereja di malam Natal ini.

Minggu (24/12/2017), Tito dan Hadi bertemu di Main Hall Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.00 WIB. Kapolri mengenakan seragam lengkap Polri dan Panglima TNI dengan loreng hijaunya. Keduanya kompak bertopi.

 

 

Rencananya, lokasi pertama yang akan ditinjau adalah gereja HKBP Menteng di Jalan Bambu, Jakarta Pusat. Di sana singgah sekitar 30 menit.

Usai dari Menteng, rombongan akan mengarah ke Gereja Katedral di Jalan Katedral, Jakarta Pusat. Sama halnya dengan di gereja sebelumnya, estimasi waktu yang dihabiskan sekitat setengah jam juga.

Tujuan terakhir adalah gereja GKI Panglima Polim, Jakarta Selatan. Pengecekan seluruh gereja di malam Natal akan ditutup dengan arahan dan informasi dari Kapolri Tito dan Panglima TNI Hadi.

Larang Sweeping
 
 
Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian memberi kata pembuka peluncuran buku ‘Democratic Policing’ di Jakarta, Selasa (21/11). Diharapkan buku ini menjadi pegangan para pemikir Polri dan diterapkan di lapangan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melarang keras organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping di tempat ibadah ataupun tempat hiburan jelang libur panjang Natal dan tahun baru 2018 ini.

“Tentu saja ini harus diperhatikan, Polri melarang keras ormas melakukan sweeping di tempat ibadah atau hiburan. Kalau masih terjadi hal seperti itu, polisi akan menindak tegas,” tegas Tito di Brebes, Jateng, Kamis 21 Desember 2017.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat melihat helikopter jenis Bell 429 IGW dari PT Multi Pasific California usai menghadiri HUT Korpolairud ke-67 di lapangan udara, Pondok Cabe, Tangerang, Selasa (5/11). 

Ia menjelaskan, pada libur panjang kali ini baik TNI maupun Polri telah menyiapkan pasukan untuk langkah antisipasi kerawanan kejahatan dan terorisme.

“Pasukan gabungan TNI dan Polri melakukan pengamanan di tempat ibadah, obyek wisata, dan obyek vital lainya,” ia menambahkan.

Kapolri mengimbau agar selama perayaan Natal dan tahun baru, masyarakat selalu waspada adanya kerawanan tindak kejahatan atau terorisme.

“Memang ada potensi kerawanan yang perlu diwaspadai, yakni terorisme. Tapi sampai saat ini belum ada indikasi gangguan terorisme,” kata Tito.

(Sumber artikel dan foto: Liputan6.com)

Monday, December 25, 2017 - 00:15
Kategori Rubrik: