Panggilan Rajawali

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Kemunculan Ahok ke "permukaan" belakangan ini bikin heboh. Bukan hanya bagi warga yang antusias dan merindukannya, tapi juga pihak-pihak tertentu yang skeptis, membencinya, atau sirik.

Salah satu yang skeptis adalah si "semvak merah". Tahu sendiri kan celotehannya yang menggelikan tentang kemunculan Ahok.

Di satu sisi banyak yang membelanya bahwa Ahok spontan dan jujur saja dengan kemunculannya. Ini sah saja.

Tapi saya mencoba melihatnya dari sisi yang lain. Kalaupun Ahok ingin berkiprah lagi di pentas politik nasional....so what ? Soal berhasil atau tidak (dengan alasan apapun), itu soal lain.

Saya memperhitungkan kemungkinan ini, mengingat "passion" Ahok selama ini, lebih tepat lagi "panggilan hidupnya" : membantu sebanyak mungkin rakyat, dan itu hanya bisa dilakukannya dengan menjadi pejabat publik. Bahkan dia pernah bilang, sekaya apapun jadi pengusaha - tak akan bisa membantu rakyat sebanyak jika jadi pejabat.

Itulah panggilan hidupnya. Tak ada yang bisa menahan sebuah panggilan hidup seseorang, bahkan orang itu sendiri.

Ahok punya jiwa dan nyali rajawali, kemungkinan besar dia rindu mengepakkan sayapnya, mengarungi langit negerinya, menjaganya dari badai-badai, lalu menaburkan makna bagi bangsanya.

Itulah panggilan rajawali !

Biarkan dia terbang dan ikut menaklukkan badai-badai bangsanya...selama dia jujur dan ikhlas.

Ahok adalah rajawali yang bahkan berani mewakafkan dirinya. Dia pernah membuktikannya. Biarkan dia kembali terbang.

-HT-

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Wednesday, July 10, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: