Pandemik : Kenapa Intervensi Pemerintah Diperlukan?

ilustrasi
Oleh : Ruly Achdiat Santabrata
Belakangan, kita mulai banyak mendengar cerita nakes menggambarkan kondisi rumah sakit yang semakin kewalahan. Langsung dari lapangan. Bukan katanya ...
Yang dikhawatirkan pandemik adalah dengan daya sebar virus yang tinggi bisa membuat lumpuh fasilitas kesehatan. Akibatnya banyak pasien tak mendapat tindakan kesehatan yang memadai, dan itu tak hanya pasien Covid-19.
Ciutan di bawah ini adalah salah satunya. Seorang dokter bercerita seorang pasien yang tiba di IGD akhirnya tak bisa tertolong. Dan itu terjadi di rumah sakit ke-5 yang didatangani setelah 4 rumah sakit sebelumnya menolak karena hal yang sama.
PENUH!
Bagaimana mencegah hal di atas terjadi?
Patuhilah prokes saat pandemik. Ada kewajiban dari kita masing-masing.
Kewajiban personal (me): Pakai masker jika keluar rumah dan cuci tangan jika kembali ke rumah
Kewajiban bersama (we): Jaga Jarak
Kewajiban kelompok (all of us): Jangan ciptakan kerumunan
Pemimpin, tokoh masyarakat dan orang2 yang “banyak pengikutnya” perlu jadi teladan memperlihatkan URGENCY bahwa sedang ada pandemik dan memberi contoh KEPATUHAN PADA PROKES.
Persoalannya, kewajiban di atas tidak bisa 100% dijalankan sedang manusia tetap ingin bergerak, mengundang virus untuk beternak.
Sehingga di mana2 jika pandemik: INTERVENSI PEMERINTAH akhirnya dibutuhkan untuk melakukan PEMBATASAN MOBILITAS shg penyebaran bisa dikendalikan hingga tercapai kekebalan kelompok. Herd immunity bisa lebih cepat terjadi jika dibantu vaksinasi.
Intervensi yang tepat bila disesuaikan dengan data yang bisa mencerminkan keadaan sesungguhnya sebuah wabah di sebuah lokasi. Semakin kecil wilayah pelaporan datanya semakin bagus. Kecamatan lebih bagus dari kota, kota lebih bagus dari provinsi, provinsi lebih bagus dari negara. Sehingga intervensi tepat sasaran dan ada keseimbangan: prevent death vs economy.
Sudah hampir setahun pandemik ini. Angin segar berhembus ketika ilmu kesehatan dan industrinya telah berhasil memproduksi vaksin dan pihak otoritas masing2 negara telah meroll-out program vaksinasi massal.
Angin kurang segarnya belum ada tanda mereda dan masyarakat mulai lelah. Mau bagaimana lagi, satu sama lain belum bisa kompak.
Sekali lagi jangan sampai infra kesehatan benar2 lumpuh sehingga lebih banyak kematian. Dan mudah2an tidak ada keluarga serta kerabat yang jatuh sakit di saat seperti ini
KEEP SAFE AND STAY HOPEFUL.
Tak lupa selalu selipkan doa agar Tuhan memperhalus ujian ini. Aamiin
Sumber : Status Facebook Ruly Achdiat Santabrata
Wednesday, January 13, 2021 - 10:15
Kategori Rubrik: