Pandemi Telah Menjungkirbalikkan Asumsi Awal Para Ahli Kesehatan

ilustrasi

Oleh : Firman Abdullah Bung

Covid 19 sebagai penyakit HRSV ( Human Respiratory Syncitial Virus ) , penyakit yg di sebab kan virus pada saluran pernafasan manusia awal nya di prediksi akan memakan banyak korban di negara yg paling banyak penyakit TBC nya , akan sangat mematikan di negara yg polusi udara nya tinggi dan juga pada negara yang mempunyai perokok aktif yg banyak seperti China , India dan Indonesia dst nya

Covid 19 juga awal nya juga di prediksi oleh para ahli akan membuat negara yg kwalitas sistem kesehatan nya belum sebaik negara negara Uni Eropah akan mengalami kasus Covid 19 yang sangat luas, berat dan fatal

Ternyata yg terjadi malah kebalikan dari semua asumsi awal tadi

Yg terjadi ternyata tidak berbanding lurus dg jumlah kasus TBC , dg tingkat polusi udara ataupun dg tingkat jumlah perokok sebuah negara ataupun dg kwalitas sistem kesehatan sebuah negara termasuk juga tdk berbanding lurus dengan kwalitas lingkungan hidup sebuah negara

Yang terjadi malah berbanding terbalik dengan semua parameter diatas

Fakta seperti itu telah membuat para ahli kelas dunia pun Shock , terpana pana

Walaupun ada juga yang masih berusaha memaparkan temuan temuan nya utk membantah semua itu dg membanding bandingkan kasus per kasus

Namun apapun lah temuan nya tidak akan bisa menyangkal bahwa walaupun China , India, Indonesia mempunyai semua faktor negatif menurut versi barat ternyata angka kasus dan kefatalan Covid 19 nya jauh lebih rendah dari negara maju dan kaya seperti AS, Inggris , Spanyol , Perancis dan Uni Eropah lain nya

Fakta yg telah terang benderang telah membuktikan bahwa ternyata semua prediksi awal ahli di negara maju itu ternyata salah

Untuk itu di perlukan kearifan bagi kita semua untuk secara selektif dalam menyerap semua informasi dari mereka karena pada isu isu mendasar saja ternyata mereka juga bisa keliru

Karena fakta yg di temukan comorbid yg paling riskan itu bukan lah pada penderita penyakit saluran pernafasan tapi malah pada penderita Hipertensi dan Diabetes Mellitus

Namun demikian bukan berarti kita hrs mengurangi ke waspadaan terhadap Covid 19

Mari kita patuhi protokol kesehatan Covid 19 , kapan harus pakai masker , kapan harus jaga jarak dan dengan senantiasa menjaga kebersihan badan dan tangan serta memproteksi kelompok usia seperti anak anak yg tdk bisa memproteksi diri nya dg baik

#DrFirmanAbdullahSpOG
#Bukittinggi
#10Agustus2020

https://m.akurat.co/id-697859-read-5-negara-dengan-jumlah-p…
https://hospitalhealthcare.com/…/are-smokers-protected-fro…/
https://www.webmd.com/…/smokers-hospitalized-less-often-for…
https://www.dw.com/…/does-nicotine-help-against-…/a-53260336
https://www.rfi.fr/…/20200423-french-researchers-suggest-ni…
https://erj.ersjournals.com/…/2020/04/27/13993003.01290-2020
https://academic.oup.com/…/…/doi/10.1093/ntr/ntaa059/5815378
https://worldpopulationreview.com/c…/most-polluted-countries
https://www.activesustainability.com/…/top-5-most-pollutin…/
https://www.thetravel.com/most-polluted-countries-and-clea…/ https://www.statista.com/…/most-polluted-countries-in-the-…/
https://www.researchgate.net/…/303466207_Indonesia_One_of_t…

Sumber : Status Facebook Firman Abdullah Bung

Thursday, August 13, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: