Palestina dan Mako Brimob

Oleh: Iyyas Subiakto

 

Kita masih dlm masa berkabung dgn kejadian pengogorokan polisi oleh tahanan teroris Mako Brimob. Kemirisan kita lebih dlm ditimpali komentar "tolol" Fahri Hamzah yg menyalahkan Ahok disana membuat iri kaum teroris. Walau kita kerap tau kemana arah dia bicara, kali ini kt ngilu juga dengarnya. Bukan ikut berkabung dan secara kemanusiaan menyesali kejadian itu, eh malah mulutnya mbacot kayak kera kepingin pisang.

Ahok pada tidak disuka krn dia bisa ke...rja, sama juga dgn Jokowi yg kerjanya menutup celah korupsi, para pencuri jadi kehilangan rezeki. Fahri, Komnas HAM bermuka kerdil pada tutup telinga, mata, mulut. Cuma anusnya saja yg terbuka buang hajat. Otak manusianya hilang, mana ada komentarnya ttg bhayangkara yg hilang ditangan orang2 berhati binatang.

 

 

Kedukaan berjalan, gerombolan sok pahlawan islam demo di Monas, utk Palestina, yg katanya saudara sama2 islam, itu 5 polisi digorok apa bkn islam, kenapa kalian diam. Kalaian tanya Arab yg gamis, cadarnya kalian budayakan kenapa mereka ngebom Yaman, dan kenapa mereka diamkan Amerika memangsa Siria, kenapa Arab jd akrab dgn Israel yg kalian bilang biadab, kenapa hanya Iran yg kalian bilang Syiah laknat yg masih membela Palestina. Tolol kalian makin menjadi2. Surga dikangkangi, neraka seolah dijauhi tp disana kelak tempat kalian kembali. Tiap hari teriak Allahu Akbar, mulut saja yg semakin lebar, hatinya semakin terbakar.

Sesial2nya rahim Ibu Pertiwi adalah ada anak lahir sungsang dan menjelma menjadi durhaka kpd negara, seperti kalian. Ujudnya berjalan diatas bumi Indonesia, hatinya melayang menjadi musuh negara, padahal semua fasilitas negeri kalaian nikmati. Dibilang binatang kalian marah, dibilang manusia kalian bukan kelasnya. Jadi kami harus bilang kalian apa?. Sampah mungkin lbh mengena sebagai nama kalian semua.

Jangan kalian urus Palestina, kalau pakai celana saja kalian tak bisa. Enyah saja kalian semua dari bumi Indonesia. KAMPRET !!!.

 

(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)

Sunday, May 13, 2018 - 15:15
Kategori Rubrik: