Pak Baper Itu Miskin

Ilustrasi

Oleh : Riza Iqbal

Sangat menyebalkan mendengar seorang mantan Presiden bicara tentang kemiskinan dengan menggunakan data yg gak jelas juntrungannya. Apalagi saat membicarakan kemiskinan itu, diri dan keluarganya selalu mempertontonkan barang mewah dan gaya hidup mewah lainnya.

Menentukan kesejahteraan dan kemampuan masyarakat tidak bisa dibandingkan dengan ketika mengeluarkan uang Rp 43.000.000,- untuk sewa kereta wisata saat plesiran bersama keluarga.

Pak baper itu pernah jadi Presiden, seharusnya bisa menunjukan bagaimana rumusan penilaian kesejahteraan masyarakat secara fair. Jangan karena belum puas berkuasa, segala cara ditunjukkan untuk menarik simpati. Keadaan rakyat dinilai tanpa data hanya untuk menjatuhkan Jokowi.

Jika standar miskin itu adalah orang2 yg tidak mampu beli sepatu Louis Vuitton seharga 13 juta, mungkin yg masuk kategori miskin di Indonesia bisa lebih dari 100 juta orang. Bahkan SBY pun akan menjadi orang miskin jika patokannya adalah barang2 branded yg dimiliki menantunya, dimana tasnya saja berharga Rp 190 jutaan.

Jangan menilai kemiskinan diatas kemewahan yg dimiliki pejabat jendral.

Tyva -

Sumber : Status Facebook Riza Iqbal

Friday, August 3, 2018 - 18:45
Kategori Rubrik: