Pahlawan Dalam Kesendirian yang Sunyi

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Mari kita tengok seorang sahabat yang bekerja seorang diri di ruang isolasi Covid-19. Dia masuk kerja setiap hari, dari pagi dan sore selama 14 hari. Lalu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Masuk kerja lagi 14 hari, demikian seterusnya.

Dia bekerja sendirian. Namanya Andi.

Tugasnya mengangkut semua sampah, menyapu dan membersihkan lantai, kamar mandi, merendam dan menjemur linen, boot, faceshield, mengantar pakaian pasien atau barang titipan dari keluarga.

Dia pernah sekali sakit. Maka sampah pun menumpuk, sudut ruang ICU beraroma menusuk hidung, semuanya berantakan. Ketika ditanya kenapa sendirian ? Jawaban Andi menimbulkan iba : "Ngga ada yang mau, pak..."

Pernah ada temannya yang mau, namun hanya bertahan sehari. Esoknya kabur karena tak kuat.

Tak ada yang tahu kenapa dia bertahan. Apapun itu, Andi sudah mengisi hidupnya dengan makna. Dia "sangat" berguna bagi sesamanya. Dia tak menunggu pengakuan atau penghargaan dari siapapun. Dia tak menunggu apa pun, kecuali urutan pekerjaan yang dijalaninya sebagai amanah.

Di mata saya, Andi telah memilih jalan sunyi dalam hidupnya. Jalan pejuang, jalan pahlawan....dalam kesendirian yang sunyi. Melawan Covid-19 dengan caranya sendiri.

Hormat saya untukmu Andi !

By : HT

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Friday, July 10, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: