Organisasi Dokter Anti Vaksin?

ilustrasi

Oleh : Nurul Indra

Para dokter itu menolak vaksin. Mana nih yang kemarin ngatain kami sebagai antivaks kok pada diem?

Kita bisa kok hidup normal tanpa vaksin, gak harus maskeran dan jaga jarak setiap saat. Selama ini kita hidup bersama virus dan bakteri berbahaya juga kan.

Karena, OTG itu tidak sakit. Masker untuk orang sakit. Jaga jarak untuk ngobrol antara orang sehat dengan orang sakit, terutama dalam ruangan dan lebih 3 menit.

Tes PCR dan rapid test untuk orang sakit, untuk memastikan sakitnya apa. Bukan untuk mengetahui sakit atau tidak, karena itu dilihat dari gejala dan kondisi fisik.

Vaksin dibutuhkan pd situasi tertentu. Pun harus dipastikan vaksinnya gak ads kontaminasi, harus diuji di lab jika vaksin impor. Virusnya juga harus cocok dengan virus di tempat wabah. Dipastikan tidak ada efek ADE karena adanya cross reactivity misalnya.

Sedang para dokter itu maunya surveilans dan pembatasan sosial jalan terus. Semua di rapid test dan swab, pake masker jaga jarak entah sampai kapan.

Sumber : Status Facebook Nurul Indra

Saturday, October 24, 2020 - 12:00
Kategori Rubrik: