Orang Tanpa Prestasi Mau Nyapres

Oleh: Amin Mudzakir

 

Munculnya Anies Baswedan dalam bursa capres tidak mengejutkan. Sejak awal para aktivis Islam politik, termasuk para alumni HMI yang dipimpin salah satunya oleh peneliti senior LIPI yang terkenal itu, telah menggadang-gadang. Khususnya setelah kemenangannya di DKI tahun kemarin, kepercayaan diri Anies dan pendukungnya meningkat tajam.

Sekarang bola ada di tangan Prabowo dan SBY. Mau tidak kedua orang ini menyediakan partainya buat Anies Baswdan mengejar keinginan berkuasanya? Kalau PKS dan PAN, saya kira, hanya tinggal menunggu waktu saja.

 

 

Dengan majunya Anies, jika betul itu akan terjadi, langkah Jokowi semakin jelas: mengambil cawapres dari kalangan Islam. Pilihannya banyak, ada Mahfud MD, TGB, Imin, Romi, atau mungkin saja nanti akan ada nama lainnya. Tugas Jokowi hanya memastikan tidak ada yang kecewa kalau benar mau memilih satu di antara mereka.

Dari sudut pandang yang lebih normatif, majunya Anies merupakan pertanda buruk. Bisa dipastikan dia dan mesin politiknya akan menggunakan isu agama dan identitas lainnya seperti dilakukannya dalam pilkada Jakarta.

Tidak ada prestasi Anies yang membanggakan kecuali kemampuannya berkata-kata. Mengurusi trotoar untuk persiapan Asian Games sepanjang Sudirman-Thamrin saja tidak bisa, apalagi negara.

 

(Sumber: Facebook Amin Mudzakir)

Wednesday, July 11, 2018 - 08:45
Kategori Rubrik: