Operasi Yustisi Masker

ilustrasi

Oleh : Eddy Pranajaya

Setir mobil dan buang air besar memang sama-sama duduknya, cuma sedikit berbeda gayanya ; kalau setir mobil pasti duduk sambil punggungnya bersandar pada jok mobil, sedangkan kalau buang air besar ada dua macam gayanya, pertama berjongkok, kedua duduk manis (namun tidak mungkin punggungnya bersandar di dinding wc umum), tapi kedua gaya itu pasti dilakukan dengan konsentrasi sepenuhnya, sampai kadangkala mulut bisa nyungir- nyungir dan keringat dingin bercucuran.

Setir mobil pasti konsentrasi sepenuhnya agar terhindar daripada kecelakaan di jalan yang dilaluinya. Sedangkan buang air besar juga harus berkonsentrasi sepenuhnya agar jangan sampai kotoran muncrat keluar dari lobang pembuangan sehingga mungkin bisa mengotori kaki sendiri.

Di jaman merebaknya virus Corona ini, penerapan hukum asal pukul mulai muncul dan meresahkan masyarakat.

Virus memang mungkin ada didalam kabin mobil pribadi, juga didalam ruang sempit wc umum. Tapi kenapa pengemudi mobil pribadi yang mengendarai mobilnya sendiri tanpa penumpang, harus dan wajib untuk mengenakan masker ; sedangkan orang yang buang air besar sendirian didalam wc umum, tidak diwajibkan untuk mengenakan masker ???

Masyarakat jadi bertanya-tanya dengan wajah kebingungan : "Sebenarnya apa sih bedanya antara setir mobil sendirian yang diwajibkan pakai masker dan buang air besar di wc umum yang tidak diwajibkan untuk memakai masker ???"

Bukankah setir mobil sendirian tidak berbahaya untuk menularkan virus kepada orang lain ???

Sedangkan buang air besar di wc umum sendirian atau tidak sendirian pasti sangat membahayakan bagi orang lain !!!

Dan bukankah virus akan lebih banyak bermukim didalam wc umum daripada berada didalam kabin mobil pribadi ???

Horotokono ... bingung po ora ngene iki ???

Sumber : Status Facebook Eddy Pranajaya

Sunday, September 20, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: