Oleh Sebab Karena Ahok

ilustrasi
Oleh : Asrof Husin
 
HTI masuk ke Indonesia tahun 1983 dan menjadi gerakan bawah tanah, setelah reformasi HTI keluar dari bawah tanah dan bebas sebebas2nya menyebarkan paham khilafahnya. HTI bebas menyebarkan paham khilafahnya, dianggap enteng tdk berbahaya, HTI bebas membuat beberapa media utk menyebarkan paham khilafahnya, HTI bebas mengadakan konferensi dan demo khilafah dan semua itu mendapat ijin resmi.
- Pada Maret 2002, untuk pertama kalinya HTI menyerukan kekhilafahan islam lewat Konferensi Internasional Khilafah Islamiyah di Istora Senayan, tidak kurang dari 5000 orang menghadiri dan bendera khilafahpun banyak berkibar.
- Sukses pd th 2002 kemudian HTI berlanjut dgn kegiatan aksi demo menentang penyerangan AS terhadap Afghanistan.
- Pada sidang tahunan MPR 2002 HTI berhasil menggelar Long March yg diikuti 12.000. kader dan simpatisan pada sidang tahunan MPR, menuntut penerapan syariat islam.
- Pada 29 Feb 2004, HTI kembali menggelar Long March dari Monas kebundaran Hotel Indonesia dgn melibatkan 20.000. anggota dgn agenda penegakan syariat islam dan khilafah.
- 2 Juni 2013 HTI didaulat menjadi tuan rumah Konferensi Khilafah Internasional di GBK, yang dihadiri 100 ribuan simpatisan HTI.
- HTI diperkirakan memiliki anggota maupun simpatisan hingga satu juta orang. HTI mengklaim memiliki cabang di 330 Kabupaten dan Kota yg tersebar diseluruh provinsi.
HTI memiliki beberapa media utk penyebaran paham khilafah seperti : Tabloid Media Umat, majalah Al Wa'ei ( sampai sekarang masih ada) , Buletin Jum'at Al Islam ( skrg berganti nama menjadi Kaffah ).
Pertanyaannya sekarang, setelah HTI yg telah berbadan hukum dan melakukan kegiatannya yg sebebas2nya kemudian pd Rabu 19 Juli 2017 Pemerintah resmi membubarkan HTI, HTI resmi dibubarkan lewat Perppu Ormas nomor 2 tahun 2017 , mengapa ? Dan satu2nya ormas besar yg mendukung hanyalah NU.
 
Karena kita baru sadar, kita yg selama ini tidur pulas dgn mimpi indah terbangun kaget dgn keringat dingin mengucur dan dada berdegub kencang bahwa terbangun dari mimpi mengerikan dicekik hantu HTI yg nyata dan jumlahnya banyak.
 
Siapakah yg membangunkan dari mimpi mengerikan ini ? bahwa ini bukan lagi mimpi tetapi nyata, sudah darurat radikalisme.
 
Saya meyakini ini semua oleh sebab karena Ahok dan saya meyakini ini semua juga karena rencana Tuhan. Mengapa oleh sebab karena Ahok ?
 
Lewat Pilkada JKT yg super sara, lewat politik busuk identitas, dgn tuduhan Ahok menistakan agama, maka terjadilah demo berjilid2 politik berjubah agama, lewat demo yg berjilid2 itulah semua ormas radikal, HTI, Efpei, dll, berkeluaran, bendera2 HTI berkeluaran, bendera hitam dan putih berkeluaran dikibarkan, oleh sebab karena Ahoklah semua ular2 radikal berkeluaran, disini kita semakin tahu provinsi mana sajakah yg banyak manusia radikal dan intoleran. Coba bayangkan jika tdk ada demo berjilid2 terhadap Ahok maka kita menganggap remeh radikalisme, mengangap remeh HTI dan bukan ancaman, dan akhirnya kita baru tersadar bahwa negara kita sedang berada pd darurat radikalisme.
 
Meyakini bahwa itu semua rencana Tuhan lewat Ahok karena Tuhan masih sayang dan masih mau menolong Indonesia, yg kemudian Ahok kembali diangkat derajatnya.
SALAM DAMAI.
 
Sumber : Status Facebook Asrof Husin
Friday, September 25, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: