NU Tetap Solid Dibawah KH Said Aqil

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Kalau mau mendukung 02 ya silahkan. Gak perlu ngaku NU kultural terus memfitnah ketum PBNU, menyebut namanya pula, menuduh menggunakan preman di Muktamar Jombang.

Saya hadir dan tidak ada mobilisasi preman. Strategi pendukung untuk memenangkan jago masing-masing kan wajar. Namanya juga pemilihan ketum.

Masing-masing punya pendukung. Masa hanya karena tidak cocok dengan KH Said Aqil Siradj terus kiyai-kiyai yang mendukungnya disebut preman. Masa ngaku NU tapi senang rusuh.

Kalau mau fitnah bo jangan depan cawapres santri pos Islamisme yang gak bisa wudhu itu. Biar mau belajar wudhu. Kan gak lucu kalau santri mualaf melihat tokohnya memfitnah kiyai lain.

Seperti inilah kelakuan pendukung 02. Kebanyakan gak ada bagus-bagusnya. Gak ada satupun bicara program. Kalau gak memfitnah capres 01 memfitnah ketum PBNU.

Itu memang watek. Yang bawaan oroknya begitu semua jadi timses 02. Oh ya ini acara kampanye di Sahid Mandarin Pekalongan. Minggu lalu. GPK dan P3 kubu satu lagi.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Tuesday, March 26, 2019 - 08:00
Kategori Rubrik: