NU, PDI Perjuang, Tasdi dan Korupsi

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

• Bupati yang rajin turun ke lapangan selama 2 tahun menjabat

• Bupati yang menasbihkan diri sebagai Nahdliyin

• Bupati yang loyal sebagai kader PDIP

• Bupati yg dalam 2 tahun berhasil meningkatkan PAD dari pariwisata. 
(Pariwisata adalah esuatu yang bahkan tak dimanfaatkan oleh bupati berprestasi 2 periode sebelumnya, Heru Sudjatmoko (saat ini Wagub Jateng))

• Bupati yang membuka dan melebarkan akses jalan kabupaten di beberapa kecamatan yang masih dianggap tertinggal. Dimana beberapa wilayah itu seolah trbengkalai selama puluhan tahun

• Bupati yang ngayomi warga. Sering memberi dana tak trduga dari kantongnya, saat berkunjung ke desa2. Sehingga warga desa kerap menunggu momen2 ini

• Bupati yang eks ketua DPRD 2 periode, eks pengusaha dan ketua ormas

Semua atribut dan rekam jejak itu akan tak berarti jika ia seorang yg mencuri uang negara.

Warga Purbalingga sendiri nampaknya juga tidak membela habis2an bupati ini. Walo ia dianggap representasi Nahdliyin sekaligus pemilih PDIP (seperti umumnya warga Purbalingga)

PDIP sendiri langsung memecat Tasdi, si bupati. Tanpa melihat jasa besarnya buat PDIP delama 2 dekade ini

Beda banget kan, ama reaksi pembelaan dan keras kader atau simpatisan sebuah parpol saat Presiden partainya ditangkap KPK

Bahkan ada 3 desa yang saya kunjungi dalam 3 hari ini, rasanya sepakat bahwa koruptor itu bedebah. Trlepas dari si bupati adalah figur merakyat dan murah hati

Bagi pemimpin atau calon pemimpin.. Ingatlah bahwa internet sudah masuk desa. Anda semua tak akan lagi bebas menggarong uang rakyat. Ini sudah bukan era "raja kecil" lagi

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, June 12, 2018 - 15:00
Kategori Rubrik: