Norwegia Bayar Indonesia Karena Berhasil Turunkan Gas Buang Karbon

ilustrasi

Oleh : Adkhilni M Sidqi

Foto ini diupload untuk jadi pengingat bahwa buah yang kita petik hari ini adalah upaya yang dimulai dan dirawat orang puluhan tahun silam.

Akhir pekan lalu, Kerajaan Norwegia mempublikaskan rencananya untuk membayar 530 juta krona atau sekitar Rp 812,86 miliar kepada Republik Indonesia.

Pembayaran ini karena Indonesia berhasil menurunkan gas buang atau emisi karbon penyebab pemanasan global.

Kok Norwegia bayar ke Indonesia? Sederhananya, karena kedua negara tanda tangan Letter of Intent Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) tahun 2010 dan Indonesia bisa penuhi syarat-syaratnya.

Selama sepuluh tahun, kerja sama REDD+ RI-Norwegia masih tahap persiapan dan transformasi. Pemerintah siapkan instrumen hukum, lahir lembaga baru, eh ada pemilu, presiden ganti, lembaga bubar, ada peraturan baru, bikin lembaga baru lagi. Penuh drama dan lika-liku. Nah, baru akhir pekan kemarin, kerja sama ini masuk ke tahap pembayaran.

Intinya, berdasarkan hasil verifikasi, Indonesia berhasil menurunkan emisi 11,2 juta ton ekuivalen karbon dioksida (CO2eq) selama 2016-2017 atau setara dengan sepertiga dari gas buang karbon yang dihasilkan Norwegia selama satu tahun.

Kalau dihitung harga USD 5 per ton CO2, maka Norwegia akan bayar 530 juta krona atau sekitar Rp 812,86 miliar ke Indonesia.

Saya sendiri ikut mencicipi sedikit prosesi tiup lilin dari drama panjang penuh plot twist ini, yaitu menyiapkan Joint Consultation Group REDD+ RI-Norwegia sehari sebelum pengumuman pembayaran ini. Rapat berganti rapat, dokumen berlapis dokumen, maju mundur waktu penyelenggaraan, hingga tata letak kursi dan bendera; hanya secuil dari perjalanan panjang sejak 2010.

Kembali ke awal tulisan ini. Panjang sekali perjalanan REDD+ RI-Norwegia ini. Banyak orang terlibat. Banyak cerita juga pastinya. Kerja sama yang diawali tahun 2010 dimulai oleh para pendahulu, dipelihara oleh para perawat, dan dilanjutkan oleh para penerus.

Tentu ini belum akhir. Bukan karena komitmen belum sepenuhnya dibayar, tetapi pelestarian alam memang menjadi tanggung jawab kita semua: warga bumi.

#reddplus #norway #indonesia @ Kementerian Luar Negeri RI

Sumber : Status facebook Adkhilni M Sidqi

Tuesday, July 7, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: