Ninoy Harus Bersyukur Dia Dipakai Tuhan

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Kadang Tuhan bekerja dengan cara misterius. Sebagai orang beriman, saya percaya akan hal itu. Tuhan membuka misteri, mengungkapkan hal-hal buruk, sekaligus menghukum, atau menyadarkan seseorang atau bahkan bangsa - bisa lewat sebuah kejadian yang awalnya tak terpikirkan.

Ninoy mengalami perlakuan paling buruk dalam hidupnya, dan nampaknya itu menjadi bagian dari "misteri penyelenggaraan Illahi" dimaksud. Melalui penderitaannya, berbagai kasus dan pembalasan terjadi.

Contohnya adalah pembuktian kalimat pamungkas Ahok dalam sidangnya dulu :

"Percayalah sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan, satu persatu dipermalukan. Terima kasih..."

Dan kini seolah terbukti, hampir semua musuh Ahok terjungkal satu per satu. Tak perlu dirunut satu per satu. Hampir semuanya "terkena" hukuman itu.

Dan kini penderitaan Ninoy, seperti melengkapi hal itu. Bernard A. Jabar jadi tersangka. Entah lainnya, bisa jadi dalam daftar tunggu.

Sesungguhnya bukan hanya soal individu per individu yang mengalami "pembalasan", tapi Tuhan seperti ingin membuka mata bangsa ini : betapa gawat darurat dan berbahayanya kondisi bangsa ini dikuasai radikalisme melalui kasus dan penderitaan Ninoy.

Tuhan seperti menyindir : engkau bilang negara hukum, tapi hukummu diacak-acak dengan barbar.

Tuhan juga ingin menempelak bangsa ini agar bangun dan berbuat sesuatu sebelum terlambat. Termasuk bagaimana para pemimpin terkait dan aparat agar lebih serius, tegas dan tuntas membereskan kasus-kasus seperti ini. Tidak lagi abu-abu dan bernuansakan "politis".

Penderitaan Ninoy tidaklah sia-sia. Dia dijadikan alatnya Tuhan. Jasanya besar bagi bangsa ini. Ninoy harus bersyukur, dia dipakai Tuhan dan sekaligus diselamatkan-Nya. Memang siapa yang "mencegah" mobil ambulans tak datang-datang pagi itu ? Kebetulan ? Tidak bagi saya. Ada campur tangan Illahi.

Tetap kuat sobat Ninoy, dan bersandar pada-Nya.

Kini giliran kita semua wajib bangun !

Kini giliran negara harus bisa melindungi warga atau rakyatnya !

-HT-

https://amp.kompas.com/…/sekjen-pa-212-bernard-abdul-jabbar…

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Friday, October 11, 2019 - 11:15
Kategori Rubrik: