Nikah Ilegal

ilustrasi

Oleh  Ahmad Sarwat, Lc.MA

Nikah ilegal itu maksudnya nikah tidak resmi lewat jalur KUA. Ada banyak alasan, tapi kasus yang cukup sering adalah poligami.

Untuk bisa poligami alias punya istri lagi, seorang laki-laki beristri harus mengantongi surat izin kesediaan istri untuk suaminya nikah lagi.

KUA akan minta surat sakti itu. Kalau tidak ada, maaf sekali, KUA secara prosedur tidak memperbolehkan.

Dan trendnya, mana ada istri yang mau kasih surat macam itu buat suami. Kalau nggak percaya, jajalin aja minta ke istri. Meski dengan rayuan gombal atau sogokan macam-macam, tetap saja Anda kudu siap-siap, siapa tahu palang pintu pindah ke jidat.

Sesholehah-sholehahnya seorang istri, tetap saja kalau terkait urusan yang satu ini, dia bisa tiba-tiba berubah jadi sangar, brutal, bengis, sadis dan kejam.

Maka jalan sempit yang biasa dilalui para suami yang mau kawin lagi adalah nikah di bawah tangan, alias nikah siri atau nikah secara ilegal.

Persis kayak beli mobil tanpa BPKB dan STNK. Cuma pakai kuitansi fiktif tanpa stempel.

Yang sudah pasti dirugikan adalah pihak istri kedua. Ikatannya tidak dikuatkan secara legal.

Sayangnya perbuatan kurang mulia ini justru banyak dicontohkan oleh mereka yang seharusnya jadi panutan umat. Punya istri 4 tapi yang legal hanya satu?

Punya mobil 10 tapi yang ada suratnya hamya 1, yang sembilan suratnya mati. Berarti gak bayar pajak dong.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat
 
 
 
 
Saturday, October 5, 2019 - 13:00
Kategori Rubrik: