Nasib Mafia Sungguh Merana Sekarang Ini

ilustrasi

Oleh : Agung Wibawanto

Mengagetkan memang, karena Indonesia yang kaya dengan sumber bahan baku obat-obatan dan kaya dengan plasma nutfah harus tergantung dengan bahan baku obat impor. Tidak tanggung-tanggung, sesuai data Gabungan Industri Farmasi Indonesia, sekitar 90-95 persen bahan baku obat-obatan adalah impor dan sebagian besar dari China.

Sisanya diimpor dari India, Jepang dan beberapa negara Eropa. Nilai impornya pun tidak tanggung-tanggung, menyedot devisa 2,5-2,7 miliar dolar AS setiap tahun. Kalau dirupiahkan dengan kurs sekarang bisa mencapai sekitar Rp40 triliun setiap tahun. Syukurlah kita bisa terbangun dengan gebrakan Menteri Erick Thohir mengungkapkan keterlibatan mafia ini.

Kita harapkan mafia ini bisa dihabisi dengan membangun industri farmasi dan riset yang kuat di dalam negeri mengingat kebutuhan obat-obatan sangat tinggi. Selain itu, inilah saatnya KPK dan Kejaksaan dilibatkan menjerat mafia ini sehingga kerugian negara dan rakyat dapat diselamatkan. Hanya saja kita juga khawatir apakah bisa tuntas, mengingat kekuatan jaringan mafia di masa-masa sebelum pemerintahan Jokowi.

Namun mengingat Presiden Jokowi yang tidak punya beban lagi di periode terakhirnya, maka inilah saatnya aksi mafia ini diputus dan dibongkar dan dalangnya bisa diseret ke pengadilan. Dengan terbongkarnya mafia impor bahan baku obat dan alkes ini maka kita harapkan penyediaan obat dan alkes lebih terjamin dengan harga yang lebih murah dan efisien.

"Mari kita percaya atas kemampuan bangsa sendiri. Jangan ragukan kemampuan Bio Farma yang sudah teruji, baik untuk memproduksi vaksin yang dihasilkan dari kerjasama dengan negara lain juga vaksin murni karya Bio Farma sendiri. Ini karya anak bangsa. Kita maksimalkan uji klinis dan produksi vaksin Covid-19 agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” ujar Erick Thohir.

Dan tahukah kalian, Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun... Keren kan Sup? Gak usah kejet kejet kalau lu kagak dapet jatah vaksin ye, eh..

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Friday, August 7, 2020 - 22:30
Kategori Rubrik: