Nafsu, Memuaskan Tapi Kadang Merusak

ilustrasi
Oleh : Saud Hasiholan Napitupulu
Percayalah. Segala yang berlebihan adalah berasal dari keinginan daging (hawa nafsu atau cinta dunia). Hawa jatuh dalam dosa karena ketamakan dan keserahkahannya, sehingga menyerahkan dirinya kepada keinginan dagingnya (lapar mata). Manusia pengikut iblis, adalah juga mereka yang serakah, tamak, iri, dengki, pengumbar hawa nafsu (lapar mata). Semua itu yang menjerat manusia kepada kejahatan, kesesatan, pencurian, perjinahan, hasut dan adu domba, dan terakhir adalah peperangan dan pembunuhan (Kain).
Ketahuilah!. Iblis bisa menyamar atau berpura-pura menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan tidak akan mungkin berpura-pura menjadi jahat dan sesat.
Karenanya siapapun orang yang dapat diperdaya oleh iblis. Mereka tidak akan tahu. Mereka menyangka jalan yang ditempuhnya adalah lurus dan benar, tetapi ujung-ujungnya mereka akan dibawa kepada kebinasaan (api neraka). Berhati-hatilah!!!.
Hal-hal yang membuat perpecahan, keributan, adu domba, pertikaian, peperangan dan pembunuhan. Pastinya segalanya dimulai dengan cara-cara yang kelihatannya baik dan benar (iblis itu bapaknya perayu dan penipu). Tetapi buah tidak akan lari dari pohonnya, sebab apa yang kita tanam, maka pohon itu juga yang akan tumbuh dan berbuah.
Yang baik dan yang benar, akan menghasilkan buah yang baik dan yang benar. Tetapi yang jahat, maka yang akan tumbuh dan berbuahpun hanyalah iri hati, kedengkian, keegoisan, hasut, fitnah,adu domba, huru-hara, pertikaian, pepeperangan, perzinahan, pembunuhan, kerusakan dan kehancuran.
ISIS bukankah katanya membela agama dan membela Tuhan, menjauhkan manusia dari kesesatan dan kemaksiatan. Memberi keadilan dan kesejahteraan. Tetapi apa yang terjadi dengan mereka???.
Apakah mungkin Tuhan berkenan atas mereka?.
Sebab pastinya mereka tidak akan dihancurkan dan dibinasakan Allah, jika mereka benar-benar baik dan berkenan sesuai dengan yang dikehendaki Allah.
Pancasila adalah dasar negara Indonesia, segalanya sudah ditetapkan Tuhan. Sebab Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Jadi jangan coba-coba diubah atau diganti-ganti, dengan mengatas namakan agama atau allah.
Percayalah!. Tuhan sendiri nantinya yang akan menjadi lawannya.
Para kaum munafik dan mabuk agama (merasa diri paling benar). Mereka tidak akan menjadi besar, jika saja tidak ada pejabat-pejabat korup, serakah dan tamak, yang memelihara dan memberi kesempatan kepada mereka (ketahuilah mereka adalah hamba-hamba iblis yang sesungguhnya).Tetapi sihir iblis telah menguasai mereka, sehingga mereka sama seperti Firaun, yang sampai matinya tidak percaya dengan kekuasaan Tuhan.
Iblispun memiliki mujizat dan kuasa seperti Allah. Ingat ular-ular buatan Firaun???.
Tetapi iblis tidak akan pernah dapat mengalahkan kehendak Allah. Jangan bangga dan pamer, kalau kita memiliki kesaktian ataupun kekuatan. Apalagi segalanya kita mengatakan seolah-olah dari Tuhan.
Ketahuilah!!!.
Kesaktian dan kekuatan dari iblis, berbeda dengan kuasa Allah. Iblis memberikan kesaktian dan kekuatan kepada manusia bersifat tetap, selama manusia itu menyembahnya. Dan dapat diberikan kepada siapa saja.
Tetapi kuasa dari Tuhan itu adalah bersifat tiba-tiba, dan datangnya tanpa diduga-duga. Sehingga Kuasa Allah atau Kuasa Tuhan dinamakan Mujizat. Dan hanya terjadi kepada orang-orang tertentu saja.
Sihir iblis itu membutakan mata, hati dan pikiran manusia. Pelet, tenung, santet dan guna-guna (semua itu dapat membuat kesadaran manusia menjadi hilang), adalah sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Karena iblis dan setan-setan juga tidak dapat dilihat oleh mata. Tetapi iblis dan setan-setan adalah sesuatu yang ada. Itulah sebabnya Allah berfirman jauhilah Iblis dan jin-jin!. Berarti Tuhan telah memberitahukan kepada manusia, bahwa iblis dan jin-jin (para malaikat yaitu pengikut iblis yang diusir Tuhan juga dari surga) mereka ada dibumi bersama-sama manusia.
Dan mereka tinggal ditempat-tempat gelap (didalam gua-gua). Kejadian 6:2. Imamat 17:7.
2 petrus 2 :4.
Tetapi iblis dan para tentaranya (jin-jin), mereka semua akan dikalahkan dan dibinasakan oleh Firman Allah (Yesus Kristus) Wahyu 19:11-16.
Kuasailah dirimu dari segala bentuk kejahatan.
Dan percayalah kepada Kebenaran. Sebab Firman Allah adalah Kebenaran. Dia datang dari Allah (sorga), kembali kesorga, dan datang kembali kebumi untuk menjadikan orang-orang yang percaya kepadaNya, menjadi anak-anak Allah. Malaikat-malaikat yang suci dan kudus didalam Kerajaan Allah. Percayalah!!!.
Matius 22:29-32. Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda:
Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."
Tetapi orang-orang dunia, mereka tidak akan mengerti dan memahami hikmat Allah ini.
Sumber : Status facebook Saud Hasiholan Napitupulu
Thursday, March 4, 2021 - 09:45
Kategori Rubrik: