Muslimah Koq Menghina

Ilustrasi

Oleh : Chitra Retna

My oh my..what has happened with my muslim fellows..jan jane kok iso ngene piye ceritane yo..

Kekuatan narasi segelintir aktor-aktor politik, ketika bertemu dengan (=dipakai menyulut) bara dari “orang gendut berbaju kekecilan” (meminjam istilah pak Haedar Nashir Muhammadiyah), bara lama di bawah permukaan yang gak pernah ketemu saluran yang benar..

Waktu Islam dipakai sebagai label identitas kelompok, yang memisahkan: aku, kami, dengan kamu, kalian dst, maka yang muncul adalah “orang gendut berbaju kekecilan” itu. Selalu kegerahan atas nama agama.

(Dan ini sama sekali bukan fenomena individual, tapi luar biasa banyaknya jumlah teman2 kita yang bernada begini, lulusan PT, S1, S2, S3 dalam dan luar negeri..my oh my..gimana cara menjelaskan fenomena begini. Hanya satu penjelasan yg masuk akal: ketika “agama” berhasil ditempelkan pada politik, maka Anda bisa panen barisan orang-orang yang militan 

Dulu agama menghancurkan berhala. 
Kini agama menjadi berhala. 
Tak kenal Tuhannya. 
Yang penting agamanya. 
(Penggalan puisi Gus Mus: Ketika Agama Kehilangan Tuhan)

May Allah bless us with Rahman and Rahim always 

Sumber : Status Facebook Chitra Retna

Tuesday, February 27, 2018 - 22:00
Kategori Rubrik: